Lifestyle

Ini yang Dilakukan Orang Tua, Jika Kepergok Berhubungan Seksual Oleh Anak

Ayah dan Bunda pernah dipergoki Si Kecil saat berhubungan seksual. Berikut cara atasi situasi ketahuan berhubungan intim oleh anak


Ini yang Dilakukan Orang Tua, Jika Kepergok Berhubungan Seksual Oleh Anak
Ilustrasi anak shock (Shutterstock)

AKURAT.CO Mungkin Ayah dan Bunda pernah lupa mengunci pintu kamar saat berhubungan intim, kemudian Si Kecil memergoki situasi tersebut.

Situasi seperti ini bisa saja terjadi, jika Si Kecil lagi takut tidur sendiri atau ingin meminta suatu hal, jadi dia langsung masuk ke kamar Ayah dan Bunda tanpa memanggil atau mengetuk pintu terlebih dahulu. 

Kalau sampai terjadi, Ayah dan Bunda jangan panik karena ada cara yang bisa dilakukan untuk menghadapi situasi ini.

Berikut cara atasi situasi ketahuan berhubungan seksual oleh anak, yang dilansir dari berbagai sumber.

Tenang

Dilansir dari laman Psychology Today, jika anak tidak sengaja memergoki Ayah dan Bunda sedang berhubungan intim. Pertama. bersikaplah tenang senormal mungkin terlebih dahulu, ya. 

Setelah itu, tutupi tubuh Ayah dan Bunda dengan selimut, bantal atau baju yang ada di sekitar.

Kemudian, apabila anak masih terlalu kecil untuk mengerti situasi tersebut, tanyakan padanya hal apa yang ia butuhkan misalnya “ada apa nak?” atau “kamu mau apa?” dan tunggulah reaksinya.

Namun, jika anak sudah cukup besar untuk diberi pengertian, cobalah beri tahu dia bahwa Ayah dan Bunda sedang memerlukan waktu berdua saja dan minta anak untuk keluar dari kamar terlebih dahulu. 

Katakan juga, Ayah atau Bunda akan menyusulnya sebentar lagi ke kamarnya.

Bertanya kepada anak

Jika situasi sudah tenanh, Ayah dan Bunda perlu bertanya kepada anak mengenai situasi yang dia lihat sebelumnya.

Berilah pertanyaan kepada Si Kecil dengan kalimat sesederhana mungkin ya. Misalnya, “kamu tadi lihat apa saat masuk ke kamar Ayah dan Bunda?" atau “apa yang kamu pikirkan saat ini?”.

Walau mungkin memalukan, tapi hal ini penting sekali untuk dilakukan, agar Ayah dan Bunda tahu sejauh mana pemahaman Si Kecil akan situasi tersebut dan tahu informasi apa yang perlu diberikan kepada anak oleh Ayah atau Bunda.

Beri pengertian pada anak

Setelah diberi pertanyaan, anak bisa saja memberi jawaban yang berbeda di luar dugaan Ayah dan Bunda, tergantung dengan usia dan pengetahuannya. 

Oleh sebab itu, Ayah dan Bunda perlu memberi pengertian kepada Si Kecil sesuai dengan usia dan jawaban diberikan.

Sebagai contoh, anak yang masih sangat kecil kemungkinan besar  akan memberi jawaban berdasarkan hal yang ia lihat saja, misalnya “tadi aku lihat Ayah dan Bunda tidak pakai baju” atau “aku lihat Ayah dan Bunda berpelukan”.

Bila demikian, artinya pemahaman Si Kecil akan hal yang dilihatnya masih sangat jauh dari konsep hubungan seksual. 

Oleh sebab itu, Ayah dan Bunda cukup berikan jawaban yang sesuai dengan pemahamannya saja.

Kalau anak sudah cukup besar, dia mungkin sudah mulai paham dengan apa yang dia lihat. Hal Ini biasanya juga ditandai dengan perubahan sikapnya.

Jika begitu, lakukanlah pendekatan dan berikan pengertian kepada anak bahwa hal yang sebelumnya dia lihat adalah aktivitas orang dewasa yang sudah menikah.

Dilansir laman WebMD, terkadang ada juga anak yang mengira bahwa aktivitas seksual yang dia lihat merupakan sebuah tindak kekerasan yang dilakukan Ayah atau Bunda.

Jadi, bila Si Kecil terlihat khawatir atau memberi pernyataan seperti “aku lihat Ayah dan Bunda lagi berantem karena Bunda teriak” maka minta maaflah kepada anak karena sudah membuatnya bingung atau takut.

Kemudian, jelaskan bahwa Ayah dan Bunda sedang tidak bertengkar dan hal yang dia lihat bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. 

Bila perlu, berikan juga pelukan hangat kepada Si Kecil untuk menenangkannya karena ketakutan.