Lifestyle

Ini Tips dari Wensen School Indonesia untuk Orang Tua yang Anak-Anaknya Ikut Field Trip

Ini Tips dari Wensen School Indonesia untuk Orang Tua yang Anak-Anaknya Ikut Field Trip
Keseruan kegiatan field trip di Wensen School Indonesia (AKURAT.CO/Annisa Fadhilah)

AKURAT.CO, Fieldtrip atau kunjungan karyawisata adalah kegiatan murid di luar sekolah yang amat penting. Sebab, fieldtrip bisa menjadi sarana belajar dengan pengalaman baru bagi anak. 

Diketahui, tujuan dari fieldtrip adalah agar anak mendapatkan suatu wawasan atau pengetahuan yang baru dari apa yang mereka pelajari selama kegiatan kunjungan lapangan. 

Fieldtrip bisa dilakukan dengan banyak cara, yakni bermain ke sawah, ke museum, ke alam terbuka, outbond dan masih banyak lagi. 

baca juga:

Ada banyak persiapan yang harus diketahui oleh orang tua saat melakukan fieldtrip sekolah dengan baik. 

Tak hanya itu, banyak persiapan yang harus dilakukan secara matang untuk membuat fieldtrip lebih terencana dan tidak asal-asalan. 

Lantas apa saja persiapan fieldtrip yang harus orang tua siapkan, terutama untuk anak usia dini. 

Berikut tips yang harus orangtua siapkan saat si buah hati mengikuti field trip dari Kepala Sekolah Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Wensen School Indonesia.

- Bawa barang seperlunya

Biasanya, orang tua membawa banyak barang saat anak ikut field trip atau mengantar anak untuk field trip, seperti membawa banyak barang hingga makanan.

Menurut Kepala Sekolah Wensen School, Thasya Anzania Maulana, S.Psi biasanya tenaga pengajar sudah memberikan informasi mengenai barang bawaan apa aja yang dibawa. 

Akan tetapi, kata Tasya, banyak orang tua membawakan banyak barang berlebihan atau tidak membawa barang sesuai daftar bawaan field trip, yang sudah diinformasikan.

"Biasanya pengajar sudah kasih tahu apa saja yang dibawa, tadi disuruh bawa meja crayon atau apa," ujar Thasya saat ditemuin di acara Field Trip Wensen School di Taman Wisata Lebah, Jakarta pada Senin (19/9/2022).

"Kita tetap sediakan meja dan crayon, takutnya ada orang tua yang lupa bawa tapi kita nggak menyediakan sesuai jumlah murid yang ikut. Jadi alangkah baiknya orang tua mempersiapkan sendiri apa yang perlu dibawa biar nggak rebutan dengan teman sesuai informasi," lanjut Thasya.

Orang tua perlu siaga

Diketahui, Field Trip yang diadakan Wensen School Indonesia diikuti oleh 16 siswa dari usia 2 - 5 tahun didampingi pula oleh orang tua mereka.

Akan tetapi, anak-anak diajak untuk berbaur dengan temannya yang lain, dan disarankan anak mandiri selama field trip. Meski begitu, masih dibawah pengawasan guru.

Namun, terkadang ada orang tua yang tidak begitu memperhatikan anak saat field trip karena sudah merasa diawasi oleh guru.

"Kadang kita tidak bisa mengondisikan anak yg di bawah dua tahun buat kelas paud karena kadang, saat mereka merasa bosan kita mengikuti suasana hatinya itu," kata Tasya.

"Jadi kita menyarankan orang tua juga perlu mendampingi, karena kita guru tiga tidak mungkin megang anak satu sendirian, yang satu nangis, satu nangis terus nanti gimana. Orang tua perlu siaga," imbuh Thasya.

Diketahui, Wensen School Indonesia baru saja menggelar field trip ke Taman Wisata Lebah. 

"Field trip salah satu fasilitas kegiatan gratis untuk seluruh siswa wensen school. Biasanya diadakan minimal setiap satu bulan sekali, tapi kita pernah dua kali mengadakannya dalam sebulan," ujar Ketua Yayasan Wensen School Indonesia, Meita Irianty saat ditemui dikesempatan yang sama.

"Seperti kemarin ke pemadam kebakaran, hari ini ke Taman Wisata Lebah. Nanti kita ke Kidzania, itu gratis seluruh siswa. Kalau orang tua atau pendamping, boleh beli tiket sendiri," lanjut Meita.

Tata pun juga menjelaskan, alasan kenapa Wensen School Indonesia mengadakan field trip ke Taman Wisata Lebah.

"Kenapa field trip ke Taman Wisata Lebah, jaraknya dekat dengan sekolah, jadi orang tua tidak terlalu repot mengantar. Ini juga jadi pengalaman menarik, tidak hanya anak anak tapi buat guru-guru di Wensen School Indonesia," kata Meita. 

"Karena disana bukan hanya seseruan minum madu, tapi edukasi agar menghargai  bagaimana proses membuat madu yang panjang, dimulai dari lebah bagaimana hingga menghasilkan madu. Sekolah lain banyak adakan field trip di sini," sambungnya Meita.

Murid PAUD Wensen School, Nara terlihat bersemangat dan bahagia saat mengikuti kegiatan field trip di Taman Wisata Lebah ini. 

"Seru anak saya banyak jalan dan mengenal tentang lebah, walaupun dia takut megang lebah tapi dia berani melihat lebah langsung. Semoga lebih banyakin aktifitas di luar, biar anak bisa eksplor banyak," tutup Nara.[]