Lifestyle

Ini Takaran Air Putih untuk Si Kecil di Masa MPASI

ASI mengandung air yang mampu memenuhi kebutuhan air putih harian bayi, yaitu 1,5 mL air/kkal


Ini Takaran Air Putih untuk Si Kecil di Masa MPASI
Ilustrasi - jumlah air putih yang boleh dikonsumsi bayi (Todays Parent/Jenna Marie Wakani)

AKURAT.CO, Orang dewasa membutuhkan air dan disarankan minum 8 gelas sehari, agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Air putih akan memuaskan dahaga dan membantu semua sistem tubuh agar tetap seimbang.

Tetapi anak-anak di bawah satu tahun tidak membutuhkan air seperti orang dewasa. Alih-alih bermanfaat, ini sebenarnya bisa berbahaya bagi mereka.

Bayi berusia dibawah enam bulan hanya perlu minum ASI eksklusif tanpa ada tambahan makanan atau cairan lain. Apabila pemberian ASI eksklusif tidak memungkinkan, Moms bisa memberikan atau menambahkan susu formula.

Moms tidak perlu khawatir bila si kecil mengalami dehidrasi, sebab ASI mengandung air yang mampu memenuhi kebutuhan air putih harian bayi, yaitu 1,5 mL air/kkal, menurut American Academy of Pediatrics (AAP).

Sedangkan kebanyakan susu formula dibuat dengan mencampurkan sendok sendok bubuk untuk setiap dua ons air, yang juga akan tetap menjaga bayi terhidrasi.

Jadi, selama Moms memberikan ASI maupun susu formula sesuai dengan kebutuhan, maka tidak perlu khawatir Si Kecil mengalami dehidrasi.

Selain tidak dibutuhkan, air putih juga sebaiknya dihindari karena memiliki sejumlah dampak yang kurang baik. Pemberian air putih yang terlalu dini dapat membuat bayi kenyang (kembung) atau kehilangan selera sehingga membuatnya kurang tertarik untuk menyusu. Kondisi ini tentu berpotensi membuat bayi kekurangan nutrisi, penurunan berat badan dan peningkatan kadar bilirubin.

Memberi air kepada bayi baru lahir pun berisiko keracunan air, yang dapat mengencerkan kadar nutrisi lain dalam tubuh bayi.

“Memberikan air pada bayi pada usia tersebut dapat mengganggu pemberian makan dan dapat menyebabkan penambahan berat badan yang buruk,” kata dokter anak Catherine Pound, ketua komite nutrisi Masyarakat Pediatrik Kanada, dikutip AKURAT.CO pada Jumat (22/10/2021). 

Bahkan ketika si kecil sudah berusia enam bulan, dan mulai diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI), ASI masih lebih penting daripada air.

ASI atau susu formula tetap harus menjadi minuman utama si kecil hingga usia 12 bulan. Tapi Moms sudah bisa mulai memperkenalkannya dengan air putih. 

Ingat, Moms dapat menawarkan sejumlah kecil air putih yang sudah dipastikan matang dan steril.

Tidak ada pedoman khusus tentang berapa banyak air putih yang harus diberikan kepada bayi.

Namun, dengan asumsi asupan ASI atau susu formula yang memadai, si kecil mungkin tidak membutuhkan lebih dari dua hingga empat ons air selama periode 24 jam, mengutip Healthline.

Sementara bayi yang diberi susu formula mungkin perlu sedikit lebih banyak air, tetapi tidak lebih dari 4 ons. Jumlah ini emudian meningkat menjadi sekitar seperempat atau setengah cangkir saat si berusia satu tahun.

Mulailah dengan beberapa teguk kecil air putih dari cangkir saat Si Kecil makan. Ini dapat membantu mencegah sembelit akibat peningkatan jumlah kotoran.

"Dari 6 hingga 12 bulan, bayi tidak membutuhkan banyak air. Tetapi memasukkan air dalam botol atau cangkir sippy dapat membantu bayi terbiasa dengan rasa dan konsistensi cairan lain," kata Dr. Jennifer Shu, seorang dokter anak.

Setelah 12 bulan, minuman utama Si Kecil berganti menjadi air putih dan susu sapi atau ASI. Moms dapat menawarkan air atau susu dalam cangkir.[]