Lifestyle

Syarat Konsultasi dan Dapat Obat Gratis Lewat Telemedicine

Menteri Kesehatan membeberkan syarat apa saja supaya bisa mendapatkan layanan dan obat gratis bagi pasien Covid-19 melalui telemedicine


Syarat Konsultasi dan Dapat Obat Gratis Lewat Telemedicine
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (batik coklat) saat Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi IX di Nusantara I, Kompeleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (1/1/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka layanan telemedicine bagi pasien Covid-19 tanpa gejala yang melayani isolasi mandiri. Selain melayani konsultasi gratis, 11 telemedicine yang sudah ditunjuk Kementerian Kesehatan juga menyediakan obat dan vitamin gratis. 

Namun, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan, untuk sementara, layanan telemedicine ini baru bisa diakses atau dilakukan di DKI Jakarta. Selain itu, Budi Gunadi juga membeberkan syarat apa saja supaya bisa mendapatkan layanan dan obat gratis, dari kerja sama Kemekes dengan 11 platform telemedecine tersebut.

"Kita juga membantu teman-teman yang terkena positif tapi isolasi mandiri, bekerja sama dengan 11 platform telemedicine yang kemarin sudah diluncurkan agar mereka bisa tetap berkonsultasi dengan dokter dan bisa mendapat layanan obat gratis dari Kemenkes," ujar Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers virtual di kanal Youtube Sekretariat Presiden, pada Selasa, (6/7).

"Untuk sementara, layanan telemedicine dengan 11 platform ini dilakukan di DKI, dan juga berlaku untuk orang yang sudah positif terkena Covid-19 yang dikonfirmasi di data lab yang ada di database Kemenkes. Jadi harus positif Covid-19 dulu supaya tidak ada penyalahgunaan," lanjutnya.

Adapun 11 platform telemedicine yang memberikan konsultasi dan obat gratis antara lain:

Alodokter, https://bit.ly/alodokter-isoman

GetWell, https://play.google.com/store/apps/details?id=id.paquesid.getwell

Good Doctor, https://gooddoctor.onelink.me/Cmiw/efeba7ae 

GrabHealth, https://grab.onelink.me/2695613898/fe73b8c5

Halodoc, Bit.ly/isoman_halodoc

KlikDokter, https://bit.ly/kd-kemenkes-isoman

KlinikGo, https://klinikgo.com/isoman

Link Sehat, https://link.linksehat.com/mRMf

Milvik Dokter, https://milvik.id/about-us/

ProSehat, https://prosehat.com/wa

SehatQ, https://sehatqapp.onelink.me/bgzy?pid=kemenkes&c=sqkemenkes&deep_link_value=https%3A%2F%2Fwww.sehatq.com%2Ftelemed&af_web_dp=https%3A%2F%2Fwww.sehatq.com%2Ftelemed&af_dp=https%3A%2F%2Fwww.sehatq.com%2Ftelemed

YesDok, https://bit.ly/ISOMAN-YesDok

"Biaya konsultasi ditanggung pihak telemedicine, Sedangkan biaya obat ditanggung kementerian kesehatan," jelas dia.

Budi Gunadi sempat menjelaskan bahwa kebijakan konsultasi dan obat gratis lewat telemedicine akan diaplikasikan ke daerah lain. Dia menambahkan, Gubernur Jawa Barat ingin ikut mengaplikasikan kebijakan ini. 

"Presiden tadi meminta bahwa kebijakan ini (konsultasi dan obat gratis lewat telemedicine) re-aplikasikan ke daerah-daerah lain. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat yang sudah mau me-reaplikasikan kebijakan telemedicine ini," ucapnya.

Sebelumnya, Budi Gunadi menjelaskan bahwa paket obat dari Kementerian Kesehatan yang digratiskan melalui telemedicine, untuk pasien Covid-19 tanpa gejala (OTG) terdiri dari multivitamin C,B,E dan Zinc. 

Sedangkan paket obat yang digratiskan melalui telemedecine, untuk pasien Covid-19 dengan gejala ringan antara lain Multivitamin (C,B,E dan Zinc) Azitromisin 500 mg, Oseltamivir 75 mg, dan Parasetamol Tablet 500 mg.[]