Tech

Ini Strategi Searce Bantu UMKM Go Digital

UMKM akan sulit tumbuh dan bertahan, kecuali mereka mau berubah dan bertransformasi ke digital


Ini Strategi Searce Bantu UMKM Go Digital
Pengunjung saat memilih pakaian UMKM di Bazar Ramadan Persatuan Istri Anggota (PAI) yang digelar di Lobby Nusantara II, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (20/4/2022). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Survei e-Conomy SEA menyebutkan pasar ekonomi digital Indonesia akan mencapai USD 75 miliar. Angka itu diprediksi akan meningkat 2 kali lipat menjadi USD 146 miliar pada tahun 2025. 

Perusahaan konsultan teknologi modern Searce yang menitik beratkan adopsi pada teknologi cloud, AI dan analitik lantas menggencarkan ekspansi pasar di seluruh Asia Tenggara, khususnya Indonesia. 

CEO Searce, Hardik Parekh mengatakan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) akan sulit tumbuh dan bertahan, kecuali mereka mau berubah dan bertransformasi ke digital.

baca juga:

"Banyak yang sudah berubah dan saya telah melihat di daerah-daerah dimana kami beroperasi, dan saya yakin ini juga akan terjadi di Indonesia juga," ujarnya dalam bincang media di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2022).

Sementara itu, Benedikta Satya selaku Country Lead Searce Indonesia menjelaskan berbicara UMKM adalah soal bisnis yang tengah mencoba berkembang, sehingga strategi yang diterapkan perusahaan akan berbeda. Menurutnya, Searce akan mengedukasi pelaku UMKM terlebih dahulu. 

Pihaknya akan melihat teknologi apa yang bisa digunakan UMKM untuk mengembangkan bisnis mereka dan membantu melakukan transformasi digital.

"Kira-kira teknologi itu bisa membantu mereka dari sisi yang mana, tergantung bisnis mereka apa, apakah lebih ke distribusi, produksi, atau kemana. Jadi memang kita lagi jalanin satu campaign untuk masuk ke ranah UMKM dengan mulai meng-educate mereka tentang teknologi," papar wanita yang akrab disapa Bene.

Sejauh ini, ia menyebutkan Searce menilai kendala bagi UMKM lebih kepada kesiapan untuk masuk ke area digitalisasi. "Secara bisnis secara mindset apakah mereka sudah ready, apakah fasilitasnya udah ada untuk mereka masuk ke sana," urai Bene.

Oleh sebab itu, lanjut dia, Searce tidak semata-mata membicarakan soal teknologi dan mendorong penjualan para UMKM, melainkan kesiapan sumber daya.

"Makanya saya bilang kita gak akan jualan ke UMKM, tapi kita akan edukasi mereka dulu, kita berikan mereka knowledge dulu, apasih impact-nya, apasih yang harus mereka persiapkan, sampe mereka siap baru kita akan improved itu buat mereka," pungkasnya.