Tech

Ini Strategi PT Multipolar Technology Guna Dukung Transformasi Digital

Pandemi jadi pendorong percepatan transformasi digital di berbagai sektor industri.


Ini Strategi PT Multipolar Technology Guna Dukung Transformasi Digital
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan PT Multipolar Technology Tbk (Perseroan), salah satu perusahaan System Integrator di Indonesia, Rabu (11/5). (Dok. Multipolar Technology)

AKURAT.CO Salah satu faktor yang mendorong percepatan transformasi digital di berbagai sektor industri adalah pandemi yang berkepanjangan. Bahkan, hal ini juga berdampak pada meningkatnya permintaan teknologi informasi yang mendukung produk atau layanan berbasis digital untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Presiden Direktur PT Multipolar Technology Tbk (Perseroan), Wahyudi Chandra mengatakan, pihaknya terus berupaya memperluas target pasar melalui diversifikasi produk dan layanan guna memenuhi kebutuhan pelanggan dalam membangun ketahanan digital. 

"Kami bersyukur tetap dapat menunjukkan kinerja positif dan komitmen yang tinggi untuk memberikan hasil terbaik bagi para pemegang saham," ujar Wahyudi, dalam acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), yang berlangsung secara daring, Rabu (11/5).

baca juga:

Lebih lanjut ia menjelaskan, sepanjang tahun 2021, perseroan berhasil secara konsisten mempertahankan pertumbuhan penjualannya. Di mana kontribusi terbesar didapat dari penjualan Hardware, Software, Professional Services, dan Managed Services, serta berfokus mendorong pertumbuhan penjualan solusi berbasis konsumsi dan professional services dengan laba bruto yang relatif lebih baik.

"Strategi yang kami terapkan sudah mulai membuahkan hasil, baik dari sisi pelanggan, solusi, dan sumber daya, yang selaras dengan perubahan di sisi pelanggan dan juga principal kami," kata Wahyudi.

Sementara itu, di tahun 2022, perseroan merumuskan empat fokus inisiatif strategi bisnis yang akan dijalankan di tahun ini, yaitu:

  • Memperkuat dan memperluas basis pelanggan.
  • Meningkatkan kapabilitas di teknologi baru.
  • Mengembangkan sumber daya manusia dan keunggulan operasional.
  • Memperluas portofolio digital dan teknologi.

Di sisi perluasan portofolio digital dan teknologi, perseroan menunjukkan komitmen dengan mengembangkan solusi inovatif yang mengoptimalkan tren teknologi terkini seperti Big Data dan Analytics, Cloud, Security, dan Digital Banking. 

Di mana, beberapa inisiatif telah dilakukan, mulai dari pengembangan kompetensi solusi big data dan analytics pada area data lake platform, ETL, dan analytics berbasis Artificial Intelligence (AI), Machine Learning (ML), serta visualization. 

Untuk solusi digital banking, perseroan telah menjalin kemitraan dengan penyedia solusi platform digital core banking, mengembangkan sendiri surrounding modules dan Open Banking API guna mendukung tren bisnis perbankan digital. 

"Kami akan terus mendorong penjualan solusi dengan tambahan services, membangun solusi dengan intellectual property (IP) di atas solusi dari principal, dan meningkatkan pendapatan dari bisnis berbasis konsumsi (consumption-based business). Hal ini sangat menantang dan tidak mudah, namun merupakan keharusan untuk menciptakan keunggulan kompetitif dan meningkatkan laba bruto,” papar Wahyudi.

Guna mendukung transformasi digital dan tren hybrid working, perseroan juga menjalin kemitraan strategis dengan para penyedia solusi cloud global. Termasuk mengembangkan fokus di sektor asuransi dengan menyediakan solusi asuransi berbasis cloud dan di sektor ritel dengan solusi berbasis IoT (Internet of Things). 

Selain itu, Perseroan juga menyediakan solusi untuk meningkatkan produktivitas, kolaborasi, dan fleksibilitas kerja seperti Infrastructure-as-a Service (IaaS), Platform-as-a-Service (PaaS), dan Software-as-a-Service (SaaS). 

Di sisi lain, dengan gencarnya pemanfaatan teknologi, maka keamanan siber pun harus semakin dijaga. Perseroan melihat peluang ini dengan memperkuat kompetensi solusi di bidang network dan perimeter security, internet security, dan data security agar siap menjawab kebutuhan pasar.