News

Ini Respons Wagub Riza Soal Nasib 3000 Karyawan Holywings

Izin usaha Holywings dicabut setelah promo miras gratis dianggap menodai agama


Ini Respons Wagub Riza Soal Nasib 3000 Karyawan Holywings
Wagub DKI Jakarta, Riza Patria (AKURAT.CO/Yohanes Antonius )

AKURAT.CO  Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui adanya dampak ikutan dari penutupan Holywings. Khususnya soal nasib masa depan 3000 karyawan Holywings. Dapur para pekerja Holywings harus tetap ngebul. 

Riza menjelaskan, masalah nasib 3000 karyawan Holiwings merupakan masalah bersama. Riza sejatinya mengapresiasi adanya tempat usaha Holywings di Jakarta. Sebab usaha itu telah membuka lapangan kerja. 

"Namun demikian kalau kejadiannya seperti sekarang ini ada kelalaian, kekurangan akan menimbulkan masalah baru dengan adanya pemberhentian, makanya karyawan-karyawan ini kan tidak bisa bekerja lagi. masalah ini jadi perhatian kita bersama, ke depan kita carikan solusinya," kata Riza di Balaikota, Kamis (30/6/2022). 

baca juga:

Saat ditanya soal kemungkinan Pemprov DKI mengucurkan bantuan modal usaha kepada 3000 karyawan terdampak penutupan Holywings, Riza tak menjawabnya tegas. Riza justru mengungkap program jaring pengaman sosial yang selama ini adi tumpuan kiebijakan perlindungan terhadap kelompok masyarakat miskin di Jakarta. 

"Terkait program-program pengentasan kemiskinan mengatasi masalah pengangguran, kita punya program-programnya yang setiap tahun kita memang upayakan bersama," ungkapnya. 

Berdasar pantauan lapangan, hingga Rabu malam (29/6/2022), outlet Holywings di Senayan masih ditutup rapat. Tidak ada aktivitas apapun di outlet tersebut. Pengamanan yang biasanya berdiri tegak di depan pintu masuk, kini sudah tak lagi terlihat. 

Seperti diketahui, operasional 12 outlet Holywings di Jakarta resmi ditutup Pemprov DKI sejak awal minggu ini. Penutupan dilakukan karena tempat hiburan itu terbukti melanggar aturan dengan cara memanipulasi izin usaha. Semula, Pemprov DKI memberi izin restoran tetapi dalam praktiknya, Holywings berubah fungsi menjadi tempat hiburan malam.[]