Rahmah

Ini Respon KH Cholil Nafis MUI Soal Rumah Ibadah di Masa Pandemi

KH Cholil Nafis mengatakan jika MUI telah merespon dengan cepat perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia.


Ini Respon KH Cholil Nafis MUI Soal Rumah Ibadah di Masa Pandemi
KH Cholil Nafis (YouTube TV NU)

AKURAT.CO  Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Muhammad Cholil Nafis mengatakan, jika MUI telah merespon dengan cepat perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia. Kiai kelahiran Madura, Jawa Timur ini menegaskan yang menjadi dasar awal bergerak sebagai acuan dan dasar pijakannya adalah fatwa.

"Kami mengeluarkan 12 fatwa berkenaan dengan pandemi ini, mulai dari berkenaan cara ibadahnya, sampai berkenaan dengan cara menghindarinya," ujar KH Cholil Nafis dalam sebuah seminar yang disiarkan langsung oleh YouTube TV NU Televisi Nahdlatul Ulama, Kamis (5/8/2021).

Dalam seminar yang bertajuk "Mengantisipasi Penyebaran Covid-19 di Kluster Rumah Ibadah dan Pesantren," KH Cholil Nafis memaparkan, jika hari Selasa tanggal 3 kemarin, MUI melaunching Gerakan Nasional Majelis Ulama Indonesia Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi. Menurutnya, dari sini bisa terlihat bagaimana MUI bisa mencurahkan segala upaya dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Lebih lanjut ia menjelaskan jika MUI juga memiliki tanggung jawab keulamaan dalam membumikan fatwa-fatwa dalam bentuk gerakan. Sehingga pada gerakan nasional ini, selain MUI menanggulangi, juga memberikan dorongan pemulihan ekonomi.

"Kami memberikan layanan seperti Call Center, kami memberikan layanan keagamaan, sampai bagaimana kita terlibat dalam kebutuhan dasar, seperti sembako dan juga pemulihan ekonomi," tuturnya.

Berkenaan dengan kluster sendiri, KH Cholil Nafis mengatakan jika kluster bukan hanya terjadi di tempat ibadah, di tempat-tempat lain juga sama. "Biar kita tidak menjadikan rumah ibadah tertuduh, saya ingin membalik persepsinya rumah ibadah itu menjadi subjek bukan objek," tegasnya.

KH Cholil Nafis membandingkan, bagaimana jika seorang yang keluar dari masjid diperiksa dengan seorang yang keluar dari Mall, mungkin ini lebih adil tidak menyembutnya pada kluster manapun.  Bahkan menurutnya, sekarang kluster keluarga juga sudah ada. 

Selanjutnya, KH Cholil Nafis juga mengatakan jika MUI telah melakukan komunikasi dengan IDI, dimana menghasilkan jika kita mengikuti protokol kesehatan seperti memakai masker, itu sudah 80% menghindari penularan virus Covid-19. Jika kita menerapkan sosial distancing itu sudah bisa 90% menghindari penularan. 

"Jadi sebenarnya persoalan di rumah ibadah kesadaran kita untuk disiplin menaati protokol kesehatan ini," ujar kiai berumur 46 tahun ini.[]