Rahmah

Ini Perbedaan Sedekah, Infak, dan Zakat

Ini Perbedaan Sedekah, Infak, dan Zakat
Ilustrasi sedekah (AARP)

AKURAT.CO Islam mengajarkan umatnya tidak hanya beribadah secara ritual, tetapi juga beribadah secara sosial seperti bersedekah. Hubungan antara Allah dan manusia harus seimbang, sehingga manusia mendapatkan predikat manusia sempurna.

Dalam Islam ada banyak istilah yang digunakan dalam tata aturan membelanjakan harta untuk kebaikan, baik yang bersifat untuk kepentingan pribadi maupun untuk kepentingan masyarakat secara luas.

Beberapa istilah tersebut adalah sedekah, infak, zakat, amal jariyah, wakaf, dan lain sebagainya. Karena banyaknya istilah-istilah tersebut, seringkali satu dua orang gagal paham memahami arti dari istilah-istilah tersebut.

baca juga:

Mengutip NU Online, perbedaan antara sedekah, infak, dan zakat adalah sebagai berikut;

1. Sedekah

Sedekah (shadaqah), menurut ar-Raghib al-Ishfani adalah harta benda yang dikeluarkan orang dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah.   

Abdurra’uf am-Manawi, dalam at-Tauqif fi Muhimmat at-Ta’arif, cet ke-1, 1410 H, h. 453, menyatakan:

مَا يُخْرِجُهُ الإْنْسَانُ مِنْ مَالِهِ عَلَى وَجْهِ الْقُرْبَةِ كَالزَّكَاةِ ، لَكِنِ الصَّدَقَةُ فِي الأْصْل تُقَال لِلْمُتَطَوَّعِ بِهِ ، وَالزَّكَاةُ لِلْوَاجِبِ   

Artinya: “Sedekah​​​​​​​ adalah harta-benda yang dikeluarkan orang dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. Namun pada dasarnya sedekah​​​​​​​ itu digunakan untuk sesuatu yang disunnahkan, sedang zakat untuk sesuatu yang diwajibkan”. 

2. Infak