Lifestyle

Penyebab dan Cara Mengatasi Anak yang Gak Nafsu Makan

Anak-anak antara usia dua dan enam tahun biasanya kehilangan nafsu makannya. Ini penyebab dan cara mengatasi anak yang kehilangan nafsu makannya


Penyebab dan Cara Mengatasi Anak yang Gak Nafsu Makan
Ilustrasi anak tidak nafsu makan (Getty Images/fotostorm )

AKURAT.CO, Kehilangan nafsu makan mengacu pada kurangnya rasa lapar atau keinginan untuk makan apapun. Ini biasa terjadi pada anak-anak antara usia dua dan enam tahun. Setelah tahun pertama tingkat pertumbuhan anak melambat secara signifikan.

Misalnya, berat badan Si Kecil akan bertambah sekitar 5 hingga 6 kilogram pada satu tahun pertama sejak kelahirannya. Namun, antara usia satu hingga enam tahun, berat badannya mungkin tidak bertambah sebanyak ini.

Otak anak memiliki pusat nafsu makan yang mengatur asupan makanan dan mengarahkan anak untuk makan sebanyak yang dia butuhkan untuk tumbuh dan menghemat energi. Akibat pertumbuhannya tidak cepat, dia mungkin memiliki nafsu makan yang lebih lemah, yang juga disebut sebagai anoreksia psikologis.

Namun, pertumbuhan yang lambat bukanlah satu-satunya penyebab Si Kecil kehilangnya nafsu makannya. Berikut beberapa penyebab alasan lainnya yang menyebabkan anak tidak nafsu makan: 

  • Sakit.
  • Depresi atau stres.
  • Konsumsi junk food di antara waktu makan.
  • Asupan cairan berlebihan.
  • Anemia.
  • Kurang aktvitas fisik atau olahraga.

Jika Si Kecil sedang tidak nafsu makan, berikut Akurat.co uraikan cara untuk mengatasinya, Selasa, (14/9/2021): 

  • Perbaiki jadwal makan. Waktu yang tetap dapat mengatur nafsu makan anak dan mempersiapkannya untuk makan.
  • Batasi camilannya menjadi dua cemilan per hari. Jangan biarkan lebih dari dua camilan per hari di antara waktu makan.
  • Sajikan menu yang bervariasi setiap hari.
  • Berkreasilah dengan presentasi. Sajikan makanan dengan bentuk dan warna kreatif. Berikan pula peralatan makan yang menarik.
  • Batasi asupan cairan (selain air minum) sekitar 480 ml per hari. Cairan seperti minuman kemasan mengandung kalori yang dapat membuat anak merasa kenyang.
  • Sajikan porsi kecil terlebih dahulu. Porsi yang lebih kecil tidak terasa mengintimidasi sehingga anak bisa menikmatinya dengan santai. Dia bahkan mungkin meminta porsi kedua.
  • Jadikan waktu makan sebagai pengalaman keluarga yang menyenangkan.  Cobalah untuk berkumpul dengan seluruh keluarga selama waktu makan dan buat itu menyenangkan. 
  • Jangan membahas atau mengeluh tentang kebiasaan makan anak. Ini hanya akan memperburuk masalah.
  • Jika khawatir dengan asupan makanan harian anak, kamu dapat memeriksakan diri ke dokter untuk memberinya vitamin yang tepat.[]