Lifestyle

Ini Pentingnya Tas Siaga Bencana

Ini Pentingnya Tas Siaga Bencana
Ilustrasi tas siaga bencana (Turbo Squid)

AKURAT.CO, Kepanikan luar biasa terjadi pada warga yang tinggal di sekitaran Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur. Pasalnya, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu erupsi secara tiba-tiba. 

Erupsi Gunung Semeru memicu warga berlarian untuk menyelamatkan diri. Awan pun seketika menjadi gelap gulita. Hal yang terpenting saat siatuasi seperti adalah harus menyelamatkan diri. 

Tetapi jangan lupa, bahwa barang-barang berharga yang penting juga perlu diselamatkan. Kenapa? karena bisa saja dikemudian hari barang-barang tersebut dibutuhkan. 

baca juga:

Untuk antisipasi ini, sebaiknya kamu perlu menyiapkan tas siaga bencana yang didalamnya sudah terisi barang-barang berharga, salah satunya berkas penting. Ini akan sangat membantu jika kamu menemui keadaan darurat, sebut saja bencana alam. 

Tentu pastikan kamu memiliki tas yang tahan air dan kemudian letakan di tempat yang mudah diambil dalam situasi genting. Sebaiknya, barang-barang yang kamu masukkan ke dalam tas siaga bencana terbungkus dalam kantong plastik tertutup.

Kamu perlu menyediakan tas siaga bencana tidak hanya di rumah, tapi juga di tempat kerja dan kendaraan pribadi karena tidak ada yang tahu kapan bencana akan terjadi.

Berikut adalah beberapa barang penting yang perlu dimasukkan ke dalam tas siaga bencana, yang dirangkum dari berbagai sumber:

Makanan untuk bertahan hidup

Masukkan makanan siap saji setidaknya untuk 3 hari kedepan, agar kamu bisa bertahan hidup sampai bantuan datang. 

Hindari membawa makanan siap saji pedas atau asin karena makanan seperti ini bisa membuat kamu mudah haus, padahal cadangan air saat bencana biasanya terbatas.

Selain makanan, masukkan pula air minum setidaknya untuk tiga hari, sebanyak 3 liter per orang setiap harinya.

Dikarenakan makanan dan minuman memiliki tanggal kedaluwarsa, kamu harus cek secara berkala tanggal tersebut kadaluwarsa makanan atau minuman dalam tas siaga bencana. Kamu juga bisa ganti dengan makanan atau minuman yang baru setidaknya setiap 3 bulan sekali.

Untuk mempermudah membuka makanan dan minuman, kamu sebaiknya juga memasukkan pembuka botol dan kaleng, gunting, serta cutter atau pisau lipat untuk menyiapkan makanan siap saji yang ada di tas siaga bencana.

Obat-obatan

Jangan lupa untuk membawa kotak P3K berisi obat-obatan, cairan pembersih luka, salep antibiotik, dan plester di dalam tas siaga bencana. 

Jika kamu atau keluarga ada yang menderita penyakit tertentu, jangan lupa untuk memasukkan obatnya ke dalam tas siaga bencana.

Sama halnya dengan makanan dan minuman, kamu juga harus mengecek tanggal kedaluwarsa dari obat-obatan tersebut, segera ganti jika sudah masa pakainya hampir habis.

Pakaian ganti

Jangan lupa untuk memasukkan pakaian ganti setidaknya satu pasang. Selain pakaian, masukkan pula selimut atau kantung tidur, sarung tangan, masker sekali pakai atau masker N95, topi, handuk, jas hujan, dan pembalut ke dalam tas siaga bencana.

Bagi kamu yang punya bayi, jangan lupa untuk memasukkan perlengkapan pentingnya, seperti botol, susu, makanan bayi, dan popok ke dalam tas siaga bencana. 

Jika kamu tinggal dengan orang tua atau lansia, siapkan pula popok untuk orang dewasa ke dalam tas siaga bencana.

Alat komunikasi

Pastikan kamu juga membawa alat komunikasi, seperti telepon seluler, untuk digunakan saat bencana. Jangan lupa untuk menyimpan nomor telepon keluarga, nomor telepon darurat dan nomor penting lainnya.

Pastikan kamu juga memasukkan peta, pengisi daya (charger) ponsel, peluit, kompas, tali dan senter tahan air beserta baterai cadangannya, karena barang-barang ini juga mungkin untuk dibutuhkan jika kamu terjebak setelah terjaidnya bencana.

Surat-surat berharga atau benda-benda penting

Pastikan dokumen atau kartu penting, seperti surat tanah, ijazah, kartu asuransi ada di tas siaga bencana. Lalu, seperti fotokopi KTP, SIM, dan Kartu Keluarga masuk ke dalam tas siaga bencana. 

Jangan lupa pula untuk memasukkan duplikat kunci kendaraan, kunci rumah, serta uang tunai secukupnya ke dalam tas ini.

Seperti diketahui, wilayah di Indonesia merupakan "ring of fire" atau wilayah bertemunya tiga lempengan tektonik dan vulkanik, yang menyebabkan terjadinya bencana alam seperti gempa, tsunami atau gunung meletus. 

Oleh karena itu, belajar dari bencana erupsinya Gunung Semeru, kamu harus mempersiapkan tas siaga bencana.[]