Lifestyle

Ini Manfaat Membayar Pekerjaan yang Dilakukan Anak

Ini Manfaat Membayar Pekerjaan yang Dilakukan Anak
Ilustrasi pemberian uang dan penugasan bagi anak. ( Dailymail.co.uk)

AKURAT.CO, Mendidik anak untuk menghargai uang sangatlah penting. Konsep memberikan tanggungjawab bagi anak untuk mengerjakan pekerjaan rumah dan mendapatkan bayaran menjadi salah satu konsep untuk mendidik anak bertanggung jawab terhadap uang.

Anak tidak hanya diberi uang untuk membeli jajan anak. Tetapi, anak harus melakukan pekerjaan untuk mendapatkan uang yang nantinya dibelikan makanan atau es krim. Model itu kini sedang tren diterapkan banyak orang tua di banyak negara.

Anastasia Scott-Myles, 37, asal Australia, selalu menerima sistem ketat dalam memberikan uang pada anak-anak.

baca juga:

“Saya mulai memberi uang pada anak sejak usia lima tahun. Saya juga membuat daftar pekerjaan rumah yang harus dikerjakan,” ungkapnya dilansir Daily Mail pada Selasa, (16/1).

Setiap akhir pekan, Anastasia selalu mengecek pekerjaan rumah setiap hari yang dikerjakan anaknya. Dia akan memberikan 50 sen untuk masing-masing pekerjaan. Itu digunakan memastikan anaknya bisa mengerjakan tugas dengan baik.

Kini putrinya yang berusia 13 tahun juga masih diterapkan pola yang sama.

“Setiap pekan, anak saya mendapatkan 20 dolar Australia untuk pekerjaan harian mulai dari mencuci piring hingga menyapu,” ucap Anastasi.

Disiplin juga diajarkan dalam pemberian tugas tersebut. Anastasia tidak akan membayar uang kepada anaknya jika ruangan kamarnya kotor dan berantakan. “Saya ingin memberikan penghargaan, tetapi saya juga menegaskan aturan dan pendisiplinan,” katanya.

Sebagai buktinya, anak termuda Anastasi tidak memiliki ruang.

“Saya melihat anak saya tidak membersihkan ruangan yang berantakan karena banyak boneka,” ujarnya.

Bagaimana jika anak-anak ingin mendapatkan tambahan uang? Anastasi mengungkapkan anak-anak juga harus melakukan pekerjaan tambahan dirumah. “Misalnya membersihkan mobil dengan hadiah sebanyak 20 dolar yang dikerjakan dengan teman-temannya,” ucapnya.

Menurut Anastasia, konsep pemberian pekerjaan dan bayaran itu bertujuan untuk mengapresiasi uang. Selama musim sekolah, anaknya pun membeli es krim dari uang hasil kerjanya di rumah.

“Jika dia ingin berbelanja untuk kebutuhannya sendiri, anak saya juga menggunakan uangnya sendiri,” jelasnya.[]