Olahraga

Ini Kunci yang Bisa Buat Indonesia Kembali Tundukkan Curacao

Ini Kunci yang Bisa Buat Indonesia Kembali Tundukkan Curacao
Gelandang Timnas Indonesia, Marc Klok merayakan gol pembuka pada laga uji coba melawan Curacao di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (24/9) (PSSI.ORG)

AKURAT.CO - Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan 3-2 pada laga pertama FIFA matchday melawan Curacao di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Sabtu (24/9) lalu.

Hasil tersebut bahkan membuat pasukan Shin Tae-yong mampu naik tiga tingkat dari yang sebelumnya berada di posisi 156 dunia bergeser ke posisi 153 dunia.

Setelah itu, Skuad Garuda dijadwalkan akan kembali menghadapi negara kepulauan di Laut Karibia pada laga kedua yang akan berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa (27/9).

baca juga:

Pada laga tersebut, Dimas Drajad berpeluang kembali memetik kemenangan. Tapi itu tidak akan mudah, Curacao jelas akan melakukan balas dendam setelah ditaklukkan pada pertemuan pertama.

Tetapi, ada beberapa alasan kuat kenapa Timnas Indonesia bakal kembali mendulang kemenangan atas Timnas Curacao di pertemuan kedua. Berikut alasannya?

1. Witan Sulaeman dkk Semakin Percaya Diri

Kemenangan dramatis 3-2 di pertandingan leg pertama membuat Witan Sulaeman dkk semakin percaya diri untuk menatap laga leg kedua.

Banyak yang memprediksi kalau Timnas Indonesia bakal kalah melawan negara yang memiliki peringkat 84 FIFA tersebut. Curacao juga diisi beberapa pemain yang berkompetisi di klub Eropa.

Akan tetapi, pasukan Shin Tae-yong mampu menjawab keresahan para fans. Meski menghadapi lawan yang berbadan tinggi besar, mereka tidak menyerah dan sukses memenangkan laga dengan menjebol tiga kali gawang Curacao.

2. Shin Tae-yong Punya Taktik Gila

Saat mengalahkan Curacao, Shin Tae-yong memakai formasi 3-4-2-1. Taktik ini juga sempat ia pakai saat skuat Garuda berlaga di Kualifikasi Piala Asia 2022 lalu.

Dengan taktik tersebut, Egy Maulana Vikri dkk sangat leluasa untuk memainkan umpan-umpan pendek yang kerap menyulitkan pemain Curacao yang berpostur tinggi besar.

Timnas Indonesia juga memiliki pertahanan cukup rapat, terutama pada babak kedua. Ketika kehilangan bola, mereka punya lima pemain di lini belakang.

Dua wingback, Pratama Arhan dan Yakob Sayuri, sangat rajin membantu pertahanan. Sementara itu, Elkan Baggott sangat dominan dalam duel-duel udara karena memiliki postur menjulang tinggi.

3. Kemampuan Seimbang di Setiap Lini

Ada hal unik di balik kemenangan Timnas Indonesia atas Curacao di leg pertama FIFA Matchday. Seluruh gol skuat Garuda senior dicetak oleh tiga pemain di posisi berbeda.

Gol pertama dicetak oleh Marc Klok yang berposisi sebagai gelandang. Kemudian gol kedua dicetak bek tangguh, Fachruddin Aryanto dan terakhir striker, Dimas Drajad.

Hal ini menjadi bukti bahwa setiap lini Timnas Indonesia memiliki keseimbangan. Mereka punya kemampuan untuk mencetak gol dalam situasi apapun.

4. Berpotensi Mendapat Dukungan Puluhan Ribu Suporter

Dalam duel leg pertama di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, memang terlihat tribune hanya diisi oleh beberapa suporter Timnas Indonesia.

Namun di laga leg kedua, kemungkinan bakal ada puluhan ribu suporter yang datang untuk mendukung langsung Witan Sulaeman dkk.

Marc Klok sendiri menargetkan kemenangan kedua atas Curacao. Gelandang Persib tersebut berharap agar suporter yang belum mendukung Timnas Indonesia di Bandung, bisa datang langsung saat laga kedua di Bogor.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com