Lifestyle

Kata Sandiaga Uno Soal Keluhan Nikita Mirzani Tentang Fasilitas Hotel Repartiasi

Sandiaga Salahuddin Uno merespon keluhan dari artis Nikita Mirzani, soal fasilitas hotel, biaya kamar hotel dan makanan di hotel repartiasi


Kata Sandiaga Uno Soal Keluhan Nikita Mirzani Tentang Fasilitas Hotel Repartiasi
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menjadi pembicara usai disuntik dosis pertama vaksin COVID-19 produksi Sinovac Astra Zeneca di Sentra Vaksinasi Central Park dan Neo Soho Mall, Jakarta, Selasa (8/6/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno merespon keluhan dari artis Nikita Mirzani, soal fasilitas hotel, biaya kamar hotel dan makanan di hotel repartiasi. Menurut Sandiaga Uno, apa yang dialami pihak manajemen hotel repartiasi dan Nikita Mirzani adalah kesalahpahaman.

“Fasilitas hotel dibawah ranah kami (Kemenparekraf),  saya sudah memerintahkan pihak PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Pak Sukamdani dan Bu Vivi untuk mensosialisasikan peraturan hotel untuk repartiasi sekaligus menyelesaikan kesalahpahaman antara pihak hotel dengan Nikita Mirzani,” ujar Sandiaga Uno di Weekly Press Briefieng, secara virtual, pada Senin, (26/7).

Sandiaga Uno juga mengakui bahwa layanan di hotel-hotel repartiasi masih ada yang kurang. Oleh karena itu, dia akan meningkatkan pelayan hotel-hotel repartiasi bagi masyarakat yang baru saja tiba dari luar negeri.

“Layanan kurang ini, menjadi suatu pekerjaan rumah untuk meningkatkan pelayan dan sekaligus untuk mencegah penyebaran Covid-19. Sesuai peraturan, ada hotel repartiasi yang ditanggung oleh pemerintah dan ada yang di tanggung sendiri,” katanya.

Sebelumnya, artis Nikita Mirzani mengeluhkan fasilitas hotel repartiasi tempatnya menginap setelah pulang dari Turki. Tak hanya itu, Nikita Mirzani juga mempermasalahkan peraturan dan fasilitas hotel itu juga.

Awalnya, Niki meminta menginap di hotel dekat rumahnya, untuk melakukan karantina. Namun rupanya, permintaan Niki ditolak hingga akhirnya memilih hotel repeartiasi yang berkerja sama dengan pemerintah, yang masih dekat area rumahnya.

Sudah deal soal harga kamar, Niki rupanya kesal karena harga tarif kamarnya berubah saat sudah sampai di hotel. Karena kasihan pada pegawainya, Niki tetap mengiyakan untuk menginap di hotel repartiasi tersebut tetapi enggan membayar full di muka.

Setelah sempat membayar setengah dari biaya yang ditagihkan, Niki dan rombongan masuk ke kamar hotel. Namun, dia kecewa berat dengan pelayanan yang ada, hingga dirinya menolak membayar sisanya.

Dia mengaku kesal dengan aturan repatriasi dan mengeluhkan makanan hotel yang menurutnya tak enak. Dia semakin emosi, karena dilarang memesan makanan dari luar hotel.

"Aku blok kartu kredit (untuk membayar hotel repartiasi) dan sekarang aku sudah tinggal di hotel yang nyaman, makanannya enak, ada ventilasi udara," kata Niki melalui Instagram, beberapa waktu lalu.

"Ini pendapatku, hotel-hotel yang diajak kerjasama harus ada ventilasinya. Gua mau dibilang kasar bodo amat, yang penting itu fakta. Kalau marah imun gua naik," lanjutnya.[]