Rahmah

Ini Kalimat Taubat Nabi Adam yang Dibaca Pada Bulan Dzulhijjah

Nabi Adam bertaubat pad bulan Dzulhijjah


Ini Kalimat Taubat Nabi Adam yang Dibaca Pada Bulan Dzulhijjah
taubat (flickr.com/rafiqruzmilan)

AKURAT.CO  Nabi Adam AS adalah Nabi pertama yang diutus oleh Allah SWT. Kita semua tahu bahwa Nabi Adam dihukum Allah untuk keluar dari surga karena melanggar aturan Allah bersama Siti Hawa, yaitu memakan buah Khuldi.

Sebagai seorang Nabi, beliau pun bertaubat dengan sungguh-sungguh. Pada saat bertaubat, beliau melakukannya pada bulan Dzulhijjah. Karena bulan ini merupakan bulan yang mustajab untuk berdoa dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Adapun kalimat taubat yang dibaca oleh Nabi Adam pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah adalah kalimat berikut:

لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ رَبِّ عَمِلْتُ سُوءًا وَظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي أَنْتَ خَيْرُ الْغَافِرِينَ لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ رَبِّ عَمِلْتُ سُوءًا وَظَلَمْتُ نَفْسِي فَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ رَبِّ عَمِلْتُ سُوءًا وَظَلَمْتُ نَفْسِي ، فَتُبْ عَلَيَّ ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيم

La ilaha illa anta subhanaka wa bihamdika rabbi ‘amiltu su-an wa dzalamtu nafsi faghfirli anta khoirul ghofirin la ilaha illa anta subhanaka wa bihamdika robbi ‘amiltu su-an wa dzolamtu nafsi farhamni innaka arhamur rohimin la ilaha illa anta subhanaka wa bihamdika robbi ‘amiltu su-an wa dzolamtu nafsi fatub ‘alayya innaka antat tawwabur rohim.

Artinya: "Tiada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau dan segala puji untuk-Mu. Tuhanku, aku telah melakukan dosa dan menzalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku karena Engkau sebaik-sebaik pemberi ampunan. Tiada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau dan segala puji untuk-Mu. Tuhanku, aku telah melakukan dosa dan menzalimi diriku sendiri, maka kasihanilah aku, sesungguhnya Engkau sebaik-baik pengasih. Tiada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau dan segala puji untuk-Mu. Tuhanku, aku telah melakukan dosa dan menzalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku, sesungguhnya Engkau sebaik-baik penerima taubat dan Maha Penyayang.”

Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani dalam kitab Al-Ghunyah, dari Abdullah bin Abbas, dia berkata, bahwa waktu tepat yang dilakukan Nabi Adam saat bertaubat adalah 10 hari pertama bukan Dzulhijjah.

Ia berkata:

في عشر ذي الحجة قبل الله توبة ادم وتاب عليه بعرفة لانه اعترف بذنبه

Artinya: "Di sepuluh Dzulhijjah Allah menerima taubat Nabi Adam. Dia menerimat taubatnya di Arafah karena dia mengakui dosanya."

Mumpung masih di bulan Dzulhijjah, yuk amalkan doa, zikir, dan amalan-amalan ampunan yang lainnya. Insya Allah semuanya akan menjadi doa dan zikir yang diijabah oleh Allah SWT. Amin.[]