News

Ini Kabar Terbaru Kasus Bripka Randy yang Minta Kekasihnya Aborsi dan Berujung Bunuh Diri

Bripda Randy tersangka kasus perbuatan tercela yang berujung aborsi terhadap kekasihnya, Novia Widyasari secara resmi relah dipecat dari anggota Polri.


Ini Kabar Terbaru Kasus Bripka Randy yang Minta Kekasihnya Aborsi dan Berujung Bunuh Diri
Bripda Randy, tersangka kasus perbuatan tercela terhadap kekasihnya Novia Widyasari (surabaya.tribunnews.com)

AKURAT.CO, Bripda Randy, tersangka kasus perbuatan tercela yang berujung aborsi terhadap kekasihnya, Novia Widyasari secara resmi dipecat dari anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Hasil sidang kode etik memutuskan Bripda Randy mendapat sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Selain itu, Randy harus mempertanggungjawabkan apa yang telah diperbuat terhadap mantan kekasihnya itu.

Direktorat Resersi Kriminal Umum (Ditreksrimum) Polda Jatim menyatakan Randy harus menjalani proses hukum yang ditangani.

"Setelah ini yang bersangkutan tetap melakukan proses pidana umumnya yang ditangani penyidik di Ditreskrimum Polda Jatim," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko, Kamis (27/1/2022)

baca juga:

Dalam persidangan ini ada sebanyak sembilan saksi yang dihadirkan. Termasuk keluarga Randy serta keluarga keluarga Novia. Randy dinyatakan melanggar Pasal 7 ayat 1 huruf b dan Pasal 11 huruf c Peraturan Kapolri 14 Tahun 2011.

"Hasil putusannya PTDH, kita proses administrasinya," ucap Gatot

Gatot menambahkan, dengan selesainya sidang kode etik ini maka perkara pidana umum yang saat ini membelit Randy dapat dilanjutkan kembali. Ia pun memastikan perkara pidana umum yang tengah membelit Randy akan ditangani langsung Polda Jatim

Sebelumnya, Kasus Novia Widyasari Rahayu menjadi sorotan publik. Bagaimana tidak, gadis berusia 23 tahun itu nekat mengakhiri hidupnya secara tragis dengan menenggak racun di samping makam ayahnya di Mojokerto, Jawa Timur lantaran dipicu kisah asmara. 

Sebelum bunuh diri, Novia dipaksa untuk menggugurkan janinnya oleh kekasihnya yaitu Bripda Randy Bagus (21) yang saat itu betugas di Polres Pasuruan.

“Oknum polisi tersebut kemudian melakukan hubungan layaknya suami istri dengan pacarnya yang berlangsung sejak tahun 2020 sampai 2021,” kata Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Slamet Hadi S dikutip dari cuitan akun @DivHumas_Polri, Minggu (5/12/2021).

Berdasarkan penyelidikan, Novia hamil dua kali namun tersangka menyuruhnya menggugurkan kandungan dengan obat khusus. Tindakan aborsi tersebut dilakukannya pada Maret 2020 dan pada Agustus 2021.[]