News

Ini Hasil Evaluasi Program Prioritas Kapolri Triwulan III

Agung Budi Maryoto memimpin rapat analisa evaluasi (anev) Triwulan III Program Prioritas Kapolri (PPK) di Posko Presisi Mabes Polri.


Ini Hasil Evaluasi Program Prioritas Kapolri Triwulan III
Rapat analisa evaluasi (anev) Triwulan III Program Prioritas Kapolri (PPK) di Posko Presisi Mabes Polri, Senin (15/11/2021) malam. (Istimewa)

AKURAT.CO, Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto memimpin rapat analisa evaluasi (anev) Triwulan III Program Prioritas Kapolri (PPK) di Posko Presisi Mabes Polri, Senin (15/11/2021) malam. Rapat dihadir seluruh Kapolda melalui virtual meeting.

Rapat juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi Polri, meliputi Asrena Polri Irjen Pol. Wahyu Hadiningrat selaku Penanggung Jawab Posko Presisi dan Wakil penanggung jawab 1 As SDM Kapolri, Wakil penanggung Jawab 2 Asops Kapolri, Wakil Penanggung jawab 3 Kadivpropam dan Kadiv TIK Polri Irjen Pol Slamet Uliandi selaku KaPosko Presisi.

"Pelaksanaan triwulan III sudah baik, namun masih terdapat 4 Polda dengan capaian di bawah 100%, yaitu Polda Papua, Polda Aceh, Polda NTT, dan Polda Sultra," ujar Agung Budi Maryoto dalam keterangan tertulis, Selasa (16/11/2021).

baca juga:

Dalam penuturannya, Agung menekankan pentingnya komitmen perbaikan implementasi PPK di tingkat wilayah, sebab kinerja Polri dinilai langsung oleh masyarakat. Mekanisme monitoring dan evaluasi secara rutin di tingkat Polda jajaran yang dilakukan secara rutin merupakan kunci untuk melihat kendala, sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

"Isu negatif yang berkembang di masayrakat juga turut menjadi pemicu turunnya tren kinerja. Agar pimpinan memastikan pelaksanaan PPK secara substansial, tidak proforma ataupun hanya sekedar dokumen saja. Sehingga diharapkan dalam triwulan IV seluruhnya dapat mencapai 100 persen," ujarnya.

Bagian dari evaluasi, apresiasi diberikan terhadap sejumlah inovasi aplikasi dalam mendukung PPK, yang hasilnya mulai dirasakan sepanjang triwulan III.

Wahyu Hadiningrat selaku penanggung jawab Posko Presisi mengungkapkan bahwa inovasi aplikasi memberi dampak dalam perbaikan layanan masyarakat maupun pemantapan mekanisme internal kepolisian.

Adapun inovasi aplikasi yang mendapat apresiasi pada triwulan ini meliputi E-PZI, Asap Digital Nasional, E-SOP Polri, Imbas Cepat Polri, dan Samsat Digital Nasional.

"Aplikasi ASAP mendapatkan apresiasi, dikarenakan penanganan kebakaran hutan menjadi atensi dan telah dipaparkan oleh Bapak Wakapolri di konferensi tingkat dunia di United Kingdom," jelasnya.

Lebih rinci, Wahyu menerangkan berbagai inovasi aplikasi lainnya seperti SIM Online, DUMAS Presisi, dan E-tilang menjadi aplikasi dengan apresiasi terbanyak di masyarakat.

Berdasarkan penilaian survei eksternal maupun internal Polri, tingkat kepuasan masyarakat terhadap PPK dirasakan sebagai implementasi atas rencana aksi dan indikator yang telah ditetapkan, sehingga PPK dapat dirasakan manfaat.

Catatan Posko Presisi, sejumlah Polda jajaran yang menorehkan penilaian kinerja positif kinerja sesuai bidang, meliputi berikut ini:

1. Apresiasi kepuasan pemeliharaan kamtibmas diberikan kepada 5 Polda dengan capaian tertinggi  (Bali, NTT, Sulbar, DIY, dan Jatim);

2. Apresiasi kepuasan penegakan hukum diberikan kepada 5 Polda dengan capaian tertinggi (Sulbar, Bali, DIY, Babel, dan Banten);

3. Apresiasi kualitas SDM Polri diberikan kepada 5 Polda dengan capaian tertinggi (Maluku, DIY, Bali, Jateng, dan NTT); 

4. Apresiasi Pelaksanaan Tugas Kontemporer (DKI Jakarta, Bali, DIY, Sulbar, dan Jateng);

5. Apresiasi Kepuasan Pelayanan Publik diberikan kepada 5 Polda dengan capaian tertinggi (Banten, Sulteng, Kalbar, Babel, DIY);

6. Apresiasi Kepuasan Komunikasi Publik diberikan kepada 5 Polda dengan capaian tertinggi (Maluku, Papua, Kalsel, NTB, dan Lampung);

7. Apresiasi terhadap tingginya pengetahuan masyarakat terhadap DUMAS Presisi dan Propam Presisi di 5 Polda tertinggi (DKI Jakarta, Sulbar, DIY, Jabar, dan Bali); dan 

8. Apresiasi terhadap pengetahuan masyarakat terhadap sistem pelaporan (Dumas Presisi dan Propam Presisi) di 5 Polda tertinggi (Sulteng, Malut, Sulbar, Bali, Gorontalo).

"Dari berbagai apresiasi yang dicatatkan dalam Anev triwulan III ini, survey publik mencatatkan Polda Bali dan Polda Metro Jaya mencatatkan kepuasan publik yang tinggi. Artinya dalam persepsi masyarakat, kedua Polda ini adalah yang terbaik," pungkas Wahyu.[]