Ekonomi

Ini Dia 5 Indikasi Toxic Success yang Wajib Kamu Waspadai!

Meraih kesuksesan merupakan impian kebanyakan orang, tentunya kamu salah satu di antaranya


Ini Dia 5 Indikasi Toxic Success yang Wajib Kamu Waspadai!
Ilustrasi faktor kesuksesan (Pexels)

AKURAT.CO Meraih kesuksesan merupakan impian kebanyakan orang, tentunya kamu salah satu di antaranya.

Pada dasarnya gambaran kesuksesan itu sendiri bisa saja berbeda-beda untuk masing-masing orang, tergantung pemikiran mereka. Namun apapun itu, kesuksesan ini tidaklah bisa diciptakan dalam semalam, apalagi dengan bermalas-malasan. 

Kamu akan membutuhkan kerja keras dan usaha yang tidak sedikit untuk bisa mewujudkannya. Bukan hanya itu saja, untuk meraih kesuksesan juga biasanya akan dibutuhkan proses yang cukup panjang.

Di dalam prakteknya, untuk meraih kesuksesan selalu dibutuhkan usaha yang maksimal. Tidak hanya dengan mengandalkan fisik semata, kamu juga akan membutuhkan kekuatan mental dan juga pikiran. Semua ini harus berjalan dengan seimbang dan tidak berlebihan. 

Jika ternyata ketiga hal tersebut tidak dapat seimbang, maka kamu bisa saja mengalami toxic success. Kondisi ini merupakan perasaan tidak puas atas pencapaian, meskipun pada kenyataannya sudah banyak kesuksesan yang dapat dicapai dengan baik. Hal ini tentu merugikan dan bisa membuat hidupmu selalu merasa kurang bahagia dan tidak tenang.

Melansir Cermati, simak beberapa indikasi toxic success berikut ini, yang wajib kamu waspadai dan hindari.

1. Memiliki ambisi yang berlebihan untuk mengejar kesuksesan

Semua orang menginginkan kesuksesan, bahkan meski hal tersebut sangat sulit untuk diwujudkan. Namun jika kamu memiliki ambisi yang berlebihan dalam mengejar kesuksesan ini, maka kamu mungkin sudah terjebak dalam toxic success. Kamu akan selalu terobsesi untuk bisa mendapatkan kesuksesan, bahkan hingga mengabaikan hal lainnya di dalam hidupmu. 

Sikap seperti ini sangat rentan menimbulkan stres, bahkan rasa frustasi yang berat. Jika ternyata kelak kamu tidak bisa mencapai kesuksesan, maka kamu bisa saja mengalami frustasi berkepanjangan.

Sumber: Cermati

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu