Olahraga

Ini Daftar Juara Terakhir Indonesia di Final BWF

Ini Daftar Juara Terakhir Indonesia di Final BWF
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan usai memastikan diri ke final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022 (PBSI)

AKURAT.CO, Final BWF World Tour adalah salah satu turnamen elite bulutangkis yang diwarnai dengan pebulutangkis Indonesias sebagai juara. Indonesia sudah menempatkan juara di masing-masing sektor.

BWF World Tour Finals 2022 akan segera digelar di Bangkok, Thailand, pada 14-18 Desember 2022. Indonesia berharap salah satu dari wakilnya bisa meraih gelar juara.

Sejak pertama kali digelar di tahun 1983, Indonesia sangat mengandalkan sektor ganda putra untuk meraih medali emas.

baca juga:

Namun, sektor lain seperti ganda putri dan ganda campuran justru terlupakan. Sangat sulit bagi para pemain untuk juara. Bahkan, bisa dihitung jari dalam 30 tahun terakhir.

Berikut INDOSPORT merangkum lima wakil Indonesia terakhir dari setiap sektor yang meraih titel juara BWF World Tour Finals.

Dari generasi ke generasi, wakil ganda putra Indonesia silih berganti naik podium BWF World Tour Finals. Yang pertama adalah Eddy Hartono/Rudy Gunawan di edisi 1990.

Kini, orang Indonesia terakhir yang juara BWF World Tour Finals adalah Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, tahun 2019 lalu.

Pada BWF World Tour Finals 2020 yang dihelat di Thailand, Ahsan/Hendra juga melaju ke final, tetapi mereka kalah dan harus puas meraih medali perak saja.

Demikian pula saat BWF World Tour Finals 2022 di Bali, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya bisa mulus ke final, tetapi mereka diadang wakil Jepang dan akhirnya jadi runner-up.

Semoga di BWF World Tour Finals 2022 nanti, salah satu dari Ahsan/Hendra atau Fajar Alfian/Rian Ardianto bisa kembali naik podium tertinggi dan meraih medali emas.

Ganda Putri

Fakta miris tersaji di sektor ganda putri. Terakhir kali Indonesia bisa naik podium yakni di BWF World Grand Prix Finals 1993, lewat pasangan Lili Tampi/Finarsih.

Kala itu, mereka menjegal sesama wakil Indonesia di final yang dihelat di Malaysia. Lili Tampi/Finarsih menaklukkan pasangan Eliza Nathanael/Rosiana Tendean di final.

Namun di BWF World Tour Finals 2022 ini, Indonesia tak mengirimkan satu pun wakil di sektor ganda putri. Artinya, rekor Lili Tampi/Finarsih masih belum bisa dipatahkan.

Semoga pada tahun 2023 nanti, wakil ganda putri Indonesia bisa menjadi juara, memutus catatan kemenangan Lili Tampi/Finarsih yang akan mencapai 30 tahun.

Tak jauh berbeda dengan ganda putri, wakil ganda campuran Indonesia terakhir yang bisa juara BWF Finals ialah Tri Kusharjanto/Minarti Timur, tepat pada tahun 1995 silam.

Pasangan Nova Widianto/Liliyana Natsir nyaris jadi juara World Super Series Masters Finals 2008, tetapi mereka pun tersandung di final, dan hanya meraih medali perak.

Semoga tahun ini pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari bisa menggebrak BWF World Tour Finals 2022 dan membawa pulang medali emas yang telah lama dinanti.

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia terakhir yang bisa naik podium tertinggi di BWF Finals adalah Joko Suprianto, tahun 1995 silam, saat dihelat di Singapura.

Kaka itu, Joko Suprianto yang notabene adalah ayah dari pebulu tangkis Bilqis Prasista, bisa mengalahkan sesama wakil Indonesia di final, yakni Ardy B. Wiranata.

Setelah lama tak kunjung meraih gelar, Indonesia berharap Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting bisa melanjutkan jejak Joko Suprianto di BWF Finals 2022 ini.

Tunggal Putri

Indonesia beruntung memiliki pebulutangkis tunggal putri kelas dunia, Susy Susanti yang enam kali meraih gelar juara BWF Finals, sejak tahun 1990 hingga edisi 1996.

Pada tahun 1997, Susy Susanti masih bisa menjadi runner up, sementara di tahun 1998, ia dalam kondisi hamil sehingga mundur dari ajang tahunan tersebut.

Sampai saat ini, belum ada wakil tunggal putri Indonesia lagi yang bisa meraih gelar juara BWF Finals. Gregoria Mariska Tunjung pun masih belum dipastikan lolos atau tidak.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com