Lifestyle

Daftar Barang yang Perlu Dipersiapkan Jika Menikah dalam Adat Sunda

Dalam pernikahan adat Sunda, pria umumnya akan membawa barang-barang atau uang, yang merupakan syarat. Ini mahar dan seserahan dalam pernikahan adat Sunda


Daftar Barang yang Perlu Dipersiapkan Jika Menikah dalam Adat Sunda
Pernikahan Rezky Aditya dan Citra Kirana (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Pernikahan adat Sunda penuh dengan makna. Mulai dari lamaran, pengajian, siraman atau ngebakan, akad hingga saweran. Seperti pernikahan adat lainnya, pria biasanya akan menyerahkan barang-barang atau uang, yang merupakan syarat pernikahan.

Dalam pernikahan adat Sunda ini, pihak laki-laki diminta mempersiapkan cincin meneng atau cincin belah rotan pada saat narogas. Cincin ini merupakan tanda pria dan wanita telah resmi bertunangan. Konon, cincin ini adalah bentuk pengaruh kebudayaan barat.

Sebelum cincin, masyarakat Sunda dulunya menggunakan ikat pinggang dari kain pelangi atau kain polos berwarna hijau atau kuning keemasan sebagai tanda ikatan.

Selain membawa cincin, pria juga akan memberikan uang pengikat (panyangcang) dan sirih pinang sebagai isyarat kesediaan pihak pria untuk ikut membiayai pernikahan. Kadang, ini juga disertai dengan kue-kue dan buah-buahan.

Pada saat narogas, keluarga kedua belah pihak akan membicarakan tentang rencana pernikahan, mulai dari lokasi, tanggal, mahar maupun barang-barang yang dibutuhkan.

Setelah segala urusan tentang pernikahan telah disepakati, maka pada saat nyandakeun atau seserahan, pria akan memberikan barang-barang berupa uang, pakaian, perhiasan, kosmetik, dan perlengkapan perempuan lainnya kepada pihak wanita. Pada zaman sekarang, pria biasanya akan bertanya kepada calon istrinya terkait barang yang diinginkannya sebagai seserahan.

Akurat.co sudah rangkum barang seserahan yang umum dalam pernikahan adat Sunda:

  • Perlengkapan ibadah.
  • Kebaya dan kain batik.
  • Pakaian, biasanya berupa pakaian kerja atau gaun pesta.
  • Pakaian dalam dan baju tidur.
  • Alas kaki, baiknya sepatu dan sendal.
  • Tas pesta.
  • Make up lengkap, mulai dari bedak, lipstik, parfum, dan lain-lain.
  • Perlengkapan mandi.
  • Perhiasan.
  • Uang (jumlahnya sesuai kesepakatan).
  • Kue dan buah-buahan.

Selain barang-barang di atas, kamu juga bisa menambahkan barang-barang lainnya. Sebagai balasan, pihak wanita juga menyerahkan seserahan kepada pihak pria. Acara seserahan biasanya dilakukan sehari, tiga hari bahkan seminggu sebelum akad nikah. Namun, saat ini saling memberikan seserahan lebih sering dilakukan pada saat hari pernikahan.

Ya, usai pria dan wanita resmi menjadi suami istri, biasanya akan dilakukan tukar cincin, saling memberi seserahan dan juga penyerahan mahar.

Adapun mahar pernikahan adat Sunda biasanya berupa uang dan perhiasan yang juga telah disepakati oleh keluarga kedua belah pihak. Pada zaman dulu, mahar pernikahan bisa berupa hewan ternak; berupa kambing, atau kerbau.

Kapan mau menikah? Sudah punya pacar belum? Aah![]