Lifestyle

Ini Cara Terbaik dan Pentingnya Mendongengkan Anak


Ini Cara Terbaik dan Pentingnya Mendongengkan Anak
Pendiri Komunitas Ayo Dongeng Indonesia, Mochamad Ariyo Faridh Zidni, di Acara #SentuhanIbu 2019 bersama Nivea di D.Lab CoHive, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, (1/11). (AKURAT.CO/Chodijah Febriyani)

AKURAT.CO, Salah satu cara bonding time bersama anak bisa melalui mendongeng. Karena, mendongeng baik untuk tumbuh kembang anak dan mengajarkan mereka untuk berimajinasi.

Namun, sayangnya para ibu ini banyak yang tidak percaya diri untuk mendongengkan anaknya karena, mereka merasa kurang imajinatif dan kreatif.

Pendiri komunitas Ayo Dongeng Indonesia, Mochamad Ariyo Faridh Zidni, menjelaksan seharusnya para ibu-ibu jangan pernah merasa tidak percaya diri atau takut anaknya tidak merasa terhibur.

Kak Aio, sapaan akrabnya, menjelaskan hal pertama yang harus dilakukan si ibu mulai mencoba merubah mindset bahwa namanya mendongeng harus menceritakan dan menyelipkan pesan moral.

"Makanya, ketika mendongeng si anak ini diajak untuk membebaskan berimajinasi dan tidak ada batasan," ujarnya di acara #SentuhanIbu 2019 bersama Nivea di daerah Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, (1/11).

Kemudian, pilih cerita dongeng yang disukai oleh ibunya. Selama ini mereka berpikir mencari buku cerita atau mendongeng apa yang anak sukai. 

"Jadi, kalau ibu suka dengan cerita dongengnya hasilnya si anak ini akan merasa senang mendengarkan cerita dari ibunya," tambahnya.

Hal ketiga yang perlu dilakukan oleh ibu ketika mendongeng, lakukanlah sesuai apa yang dirinya bisa. Jadilah diri sendiri untuk menyenangkan anak-anaknya. 

"Lakuin saja sudah. Tidak usah membandingkan dengan pendongeng di YouTube yang rata-rata mereka menggunakan ekespresi, benda, atau efek suara. Sebenarnya tidak perlu begitu. Si ibu, hanya memberikan cerita dongeng yang menarik saja," tambahnya.

Menurutnya, mendongeng juga merupakan cara terbaik untuk bonding time bersama anak. Karena, dari menceritakan dongeng saja ibu dan anak ini bisa sambil berimajinasi, senang, dan menikmati momen itu.

"Kalau bisa tidak ada jarak, menempel. Bisa dalam pangkuan, bersebelahan, dan bersentuhan kulit karena mendong itu salah satu bentuk bonding pada anak," tukasnya.