Lifestyle

Baru Menimpa Fairuz A. Rafiq, Ini Cara Menghindari Penipuan Belanja Online di Instagram

Belanja online di Instagram banyak dimanfaatkan untuk modus penipuan ,artis Fairuz A. Rafiq tertipu oleh akun Instagram yang menawarkan tas merek terkenal


Baru Menimpa Fairuz A. Rafiq, Ini Cara Menghindari Penipuan Belanja Online di Instagram
Fairuz A. Rafiq baru saja mengalami penipuan dari online shop (INSTAGRAM/fairuzarafiq)

AKURAT.CO, Sekarang ini, makin banyak orang yang berbelanja secara online, karena dianggap sangat praktis dan mudah. Salah satu media sosial yang sering dijadikan tempat untuk belanja online adalah Instagram.

Namun, belanja online di Instagram banyak dimanfaatkan sebagai modus penipuan dan sudah banyak memakan korban dengan berbagai jumlah kerugian. Tak sedikit kasus penipuan online shop lewat Instagram itu terjadi karena kurangnya kewaspadaaan konsumen.

Salah satu korban penipuan dengan modus ini ialah artis Fairuz A. Rafiq. Dia tertipu oleh akun Instagram yang menawarkan tas merek terkenal bekas yang masih layak pakai.

Agar lebih nyaman dalam berbelanja online dan tak tertipu seperti Fairuz, sebaiknya kamu lebih waspada terhadap segala kemungkinan yang akan terjadi. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut cara agar tak tertipu saat belanja online di Instagram dari Akurat.co.

Lakukan transaksi via e-Commerce

Tahukah kamu, sekarang banyak akun Instagram toko online yang di-hack atau dicuri? Akibatnya, yang seharusnya toko online di Instagram tersebut sebenarnya tidak menipu, tetapi dikarenakan akun tersebut ada dibawah penguasaan tangan lain, maka bisa dimanfaatkan untuk menipu calon pembeli.

Jika kamu baru pertama membeli di online shop tersebut, sangat disarankan untuk meminta penjual melakukan transaksi menggunakan aplikasi e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak atau Shopee. Ini jauh lebih aman.

Kamu akan membeli dan membayarnya melalui aplikasi tersebut. Sebab, dengan menggunakan rekening bersama dari Tokopedia atau Shopee misalnya, pembayaran akan dijamin aman. Apabila barang tidak sesuai atau tidak sampai, uang kamu bisa kembali.

Nama yang dicatut di rekening bank yang dipakai

Kamu wajib memperhatikan nama pemilik rekening yang diberikan pihak online shop, apakah perorangan atau perusahaan. Apabila perorangan, apakah sudah sama dengan nama si pemilik toko online di akun online shop Instagram tersebut? Pastikan dulu!

Memang sangat sulit mengetahui rekening si pemilik perorangan tersebut penipu atau bukan, khususnya untuk kamu yang baru pertama kali berbelanja di toko online tersebut.

Solusinya, gunakan rekening bersama melalui e-Commerce atau kamu bisa tanyakan kepada teman-teman kamu yang pernah berbelanja di toko online tersebut, apakah nomor dan nama rekening tersebut sudah sama dengan transaksi dia sebelumnya.

Jangan termakan jumlah follower

Jumlah follower yang banyak bukan merupakan sebuah patokan/tolak ukur kalau online shop di Instagram tersebut bisa dipercaya. Sebab, follower bisa didapat dengan mudah dengan membeli follower melalui jasa penjual followers Instagram.

Oleh karena itu, perhatikan setiap komentar pada unggahan foto barang dagangannya, apakah banyak yang berkomentar positif atau negatif atau malah sepi komentar.

Bahkan, ada juga yang komentarnya dinonaktifkan. Ini aneh. Karena berniat berjualan di Instagram tapi malah fitur komentarnya ditutup, kamu harus curiga. Harus berhati-hati!

Jangan percaya testimoni

Jangan terlalu percaya, apabila banyak komentar positif. Karena bisa jadi, yang berkomentar tersebut merupakan akun boot atau akun yang dikontrol untuk melakukan auto komentar positif.

Coba kamu bertanya melalui pesan ke beberapa orang yang pernah berkomentar membeli barang dagangan di akun online shop itu. Jika belum yakin, gunakan cara nomor 1 dan 2.

Kamu juga bisa minta foto barang asli yang diambil dari HP dari penjual langsung dan meminta foto bukti resi asli pengiriman barang yang pernah dikirimkan ke pembeli sebelumnya.

Perhatikan juga nama barang yang dikirim oleh penjual pada resi tersebut, apakah sama seperti barang dagangannya atau bukan.

Ajak COD

Memang berjualan online tidak membutuhkan alamat toko fisik. Tapi kalau kamu ingin membeli barang yang harganya terbilang mahal hingga jutaan rupiah, kamu harus menanyakan alamat toko tersebut dan pastikan toko tersebut benar ada.

Jika memang toko online di Instagram atau media sosial lainnya tidak memiliki alamat toko fisik, kamu bisa mengajaknya melakukan COD (Cash On Delivery).

Cara ini wajib dilakukan untuk menghindari penipuan pembelian barang dengan harga yang terbilang mahal hingga jutaan rupiah, namun penjual tak mau menerima pembayaran lewat e-Commerce.[]