Lifestyle

Ini Cara Membentuk Karakter Positif Anak Sejak Dini

Karakter anak dapat dibentuk sedemikian rupa, sehingga berbentuk unik dan positif. Karakter positif bagi anak bisa dibentuk sejak dini, berikut caranya


Ini Cara Membentuk Karakter Positif Anak Sejak Dini
Ilustrasi anak (Unsplash/Jonathan Borba)

AKURAT.CO Karakter memiliki kemungkinan akan membuahkan dua sifat yang berbeda atau saling bertolak belakang. Akan tetapi, karakter dapat dibentuk sedemikian rupa, sehingga berbentuk unik dan berbeda antara satu dengan lainnya. 

Menurut Konsultan Pendidikan dari platfrom bimbingan belajar Ruangguru, Basmah Evin Rofah mengatakan bahwa karakter positif bagi anak bisa dibentuk sejak dini, salah satunya menjadikan orang tua sebagai contoh teladan.  

Sebab, orang tua adalah contoh teladan terbaik bagi anak, sehingga anak melakukan apapun yang dilakukan oleh orang tua. 

baca juga:

"Orangtua adalah contoh teladan positif bagi anak. Ada beberapa hal yang bisa Ayah dan Bunda lakukan untuk menjadi contoh reladan positif bagi anak," ujar Basmah dalam Webinar "GISSENSE 2022", pada Kamis (03/2/2022). 

"Seperti, menunjukan pribadi yang ramah dan positif; hadapi anak dengan penuh penghargaan, cinta dan pengertian; serta menciptakan pengalaman yang bernilai dan bermakna bagi anak," sambungnya.

Basmah mengatakan, cara orang tua untuk menunjukan pribadi yang ramah dan positif, yakni meminta maaf ketika orang tua melakukan kesalahan pada anak. 

"Ketika orang tua melakukan kesalahan, Ayah dan Bunda juga harus meminta maaf. Lalu, jelaskan pula secara detail bagaimana kesalahan itu bisa terjadi kepada anak," katanya.

Selain itu, tidak sedikit orang tua berpikir bahwa mengakui kesalahan dan minta maaf kepada anak dapat membuat mereka menjadi contoh teladan yang tidak sempurna, karena memiliki kesalahan. 

Akan tetapi, menurut Basmah, orang tua yang selalu meminta maaf karena melakukan kesalahan, justru menjadi contoh teladan bagi anak. 

"Mulai sekarang, Ayah dan Bunda jangan takut meminta maaf jika melakukan kesalahan. Sebab, dari minta maaf itu, anak akan berpikir bahwa setiap melakukan kesalahan harus meminta maaf sehingga setiap anak melakukan kesalahan kepada siapapun, dia akan meminta maaf," katanya.

Basmah mengatakan, tak hanya keteladanan, komunikasi yang efektif juga membentuk karakter positif anak. 

"Cara efektif mengajak anak melukakan komunikasi efektif yakni dengan mengajak anak melakukan diskusi, terutama soal pilihannya dalam segala hal," jelasnya. 

"Komunikasi efektif juga bisa dilakukan saat membimbing anak merencanakan sesuatu. Serta berdiskusi untuk mengevalusi dari apa yang telah direncanakan," sambungnya. 

Basmah juga menambahkan, orang tua juga harus memiliki ketegasan dan konsistensi dalam membentuk karakter positif anak terutama dalam memberikan konsekuensi. 

"Misalnya jika anak hanya dibatasi main sampai jam delapan malam, maka hal itu harus konsisten dilakukan, jangan ada tolerir seperti boleh deh main sampai jam delapan lewat. Ini memberitahu anak, bahwa dirinya tidak boleh main sampai jam delapan malam sehingga menjadi terbiasa," ucapnya.