Lifestyle

Bahaya Anal Seks yang Diduga Dilakukan Ayah Taqy Malik

Kabar tidak menyenangkan datang dari Mansyardin Malik, ayah dari selebgram Taqy Malik. Sebab, diduga melakukan anal seks dengan istiri sirinya


Bahaya Anal Seks yang Diduga Dilakukan Ayah Taqy Malik
Ilustrasi anal seks (Pexels/Dainis Graveris)

AKURAT.CO, Kabar tidak menyenangkan datang dari Mansyardin Malik, ayah dari selebgram Taqy Malik.

Hal ini berkaitan dengan pengakuan seorang perempuan bernama Marlina, istri sirinya, yang mendapatkan perlakuan tidak normal saat berhubungan intim.

Dalam jumpa pers yang dilangsungkan pada Minggu, (12/9) kemarin, Marlina mengaku sudah enam kali mendapatkan anal seks dari Mansyardin, terutama dalam kondisi ia sedang haid. 

"Belum sampai dua bulan menikah, adik saya ini cerita, saat menstruasi, ada dugaan penyimpangan seksual yang tidak diajarkan agama, yang diharamkan agama, dia (Masnyurdin Malik) lakukan," ujar Fanca, kakak Marlina di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Minggu, (12/9).

Kepada Malina, ayah Taqy Malik itu berdalih bahwa berhubungan dengan cara itu dibolehkan oleh sebagian ulama. Sebagai seorang kakak, Fanca sangat kaget saat adiknya pulang ke rumah keluarga sambil menangis dan mengadukan hal tersebut.

"Adik saya ngobrol sama saya, nangis-nangis pas lagi haid, katanya maunya pulang ke Depok. Mungkin itu aja yang bisa saya jelasin, bahwa di sini ada dugaan penyimpangan seks di luar normal," jelas Fanca.

Dari kacamata kedokteran, aktivitas anal seks baik dilakukan secara terpaksa ataupun suka sama suka berisiko tinggi menimbulkan sejumlah infeksi akibat virus maupun bakteri. 

Akademisi dan Praktisi klinis, Prof. Dr. dr. Ari F. Syam, Sp.PD-KGEH, menuliskan bahwa anus atau dubur memang tidak dipersiapkan untuk menerima masuknya benda asing dari luar. Sebab, anus hanya berperan sebagai tempat lewatnya feses atau kotoran sehingga jelas organ tubuh itu bisa menjadi sumber infeksi, jika digunakan tak semestinya.

Apabila ada benda dimasukkan ke dalam anus secara dipaksa dan tanpa diberikan lubricant atau pelumas, maka bersiko menyebabkan dinding anus dan bagian poros usus (rektum) rentan mengalami luka. Keberadaan luka ini kemudiaan memudahkan tertularnya berbagai infeksi. 

"Risiko terjadi luka akan bertambah banyak, jika proses anal seks dilakukan secara dipaksa," tulis Ari dalam tulisannya di laman resmi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dikutip Akurat.co, Senin, (13/3). 

Ari juga menerangkan berbagai penyakit menular karena hubungan seks mudah ditularkan lewat aktivitas anal seks. Berbagai penyakit STD tersebut, antara lain Human Immunodeficiency Virus (HIV), Herpes simplex, Hepatitis B, Hepatitis C dan Human papiloma virus (HPV).

Anal seks juga berisiko menyebabkan timbulnya penyakit akibat infeksi bakteri, seperti onorea, khlamidia, sifilis dan shigelosis. Dokter Ari menulisakan, seseorang dengan infeksi bakteri karena melakukan anal seks bisa saja akan mengalami sejumlah gejala, di antaranya: 

  • Diare yang berdarah dan berlendir.
  • Luka-luka yang terinfeksi bahkan timbul bisul dan radang diseputar bubur dan poros usus (rektum).
  • Timbul nyeri dan nyeri bertambah saat buang air besar.

"Akibat yang paling berbahaya dari anal seks ini adalah terjadi kanker anus," jelas Ari.[]