Rahmah

Ini Alasan Wapres Ma'ruf Amin Ungkap Indonesia Tidak Bisa Menjadi Negara Khilafah

Wapres Ma'ruf Amin mengatakan, Indonesia tidak bisa menjadi negara khilafah karena akan menyalahi kesepakatan negara.


Ini Alasan Wapres Ma'ruf Amin Ungkap Indonesia Tidak Bisa Menjadi Negara Khilafah
Wapres Ma'ruf Amin (Detik)

AKURAT.CO  Wakil Presiden (Wapres) RI KH Ma'ruf Amin menjadi tamu istimewa dalam siaran podcast bersama Deddy Corbuzier, Selasa (4/1/2021). Pada kesempatan itu, Wapres Ma'ruf Amin mengatakan, Indonesia tidak bisa menjadi negara khilafah karena akan menyalahi kesepakatan negara.

Wapres Ma'ruf Amin lalu menceritakan ada salah seorang perwakilan dari Mesir datang ke Indonesia dengan tujuan untuk memahami tentang toleransi. Hal tersebut dikarenakan mereka kagum dengan budaya toleransi yang ada di Indonesia.

"Jadi sekarang ini bukan zamannya bahasa Arab diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Tapi bahasa Indonesia diterjemahkan ke dalam bahasa Arab tentang tradisi dan tatanan kehidupan yang toleran di Indonesia," ungkap Wapres Ma'ruf Amin.

baca juga:

Wapres Ma'ruf Amin menilai, budaya toleransi di Indonesia dapat terbangun dan terjaga hingga kini karena adanya sebuah kesepakatan, yaitu melalui Pancasila sebagai dasar negara. Sehingga negara-negara lain merasa kagum akan negara Indonesia yang dapat merawat toleransi tersebut.

"Mereka kagum, tapi kita kadang ga merasa padahal kita jadi sorotan berbagai negara," kata Wapres Ma'ruf Amin.

Atas dasar itu, Wapres Ma'ruf Amin menegaskan bahwa Indonesia tidak bisa menggunakan sistem khilafah seperti yang pernah digembar-gemborkan sekelompok orang belakangan tahun terakhir. 

Lebih lanjut lagi, Wapres Ma'ruf Amin menyebut jika keseluruhan opini dunia melihat Indonesia sebagai negara yang masyarakatnya paling toleran. Sehingga menurutnya, Indonesia tidak bisa menjadi negara Khilafah. Di mana Indonesia sudah memiliki kesepakatan yaitu negara NKRI yang memiliki dasar Pancasila.

"Kalau membawa Khilafah itu kan menyalahi kesepakatan," ujar Wapres Ma'ruf Amin.

Selain itu, Wapres Ma'ruf Amin menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki konsensus yang berisi kesepakatan untuk saling menghormati dan bertoleransi atas keragaman yang ada. Hal tersebut tentunya harus dijaga sebagai amalan mengamalkan sila ke-tiga dalam Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia.

"Ya ini yang harus terus dijaga, Persatuan Indonesia ini,” jelas Wapres Ma'ruf Amin.

Oleh karena itu, Wapres berharap kepada generasi muda agar terus merawat dan memliki tanggung jawab untuk memelihara keberagaman tersebut. []