News

Ini Alasan Setnov Dipindah ke Lapas Gunung Sindur bukan Nusakambangan


Ini Alasan Setnov Dipindah ke Lapas Gunung Sindur bukan Nusakambangan
Warga binaan kasus korupsi Setya Novanto (tengah) mendengarkan ceramah saat melasanakan shalat idulfitri 1440 Hijriah di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Rabu (5/6/2019). Sebanyak 128 warga binaan dari pidana umum dan pidana khusus mendapatkan remisi idulfitri 1440 Hijriah dengan potongan masa tahanan antara 15 hari sampai dua bulan. (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)

AKURAT.CO, Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia (Menkumham RI) Yasona Laoly mengungkapkan pemindahan terpidana kasus korupsi proyek KTP Elektronik Setya Novanto dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Suka Miskin ke Lapas Gunung Sindur untuk menimbulkan efek jera.

Yasona mengatakan Lapas Gunung Sindur merupakan salah satu lapas yang memiliki pengamanan cukup tinggi atau super maksimum Security. Sehingga, cocok untuk memberikan efek jera pada terpidana korupsi tersebut.

"Udah biar lah dia disana. Kita harus kasih buat pertobatan karena biasanya kan kita masukan ke strap sel di sana kan," kata Yasona Laoly, di kantor Menkumham, Jakarta Selatan, Selasa (18/6/2019).

Menkumham juga mengharapkan dengan pemindahan Setnov ke Lapas Gunung Sindur dapat memberikan pesan kepada para terpidana kasus korupsi lainnya agar tidak mencoba melanggar peraturan atau SOP yang sudah ditetapkan Kemenkumham.

"Ini akan memberikan pesan kepada teman-teman lain yang di dalam saya mau kasih pesan kepada mereka, 'well kamu harus play by the rule, otherwise," ujarnya.

Yasona juga membantah tudingan bahwa Menkumham telah memberikan angin segar kepada Setnov karena tidak mengirim Setnov ke Lapas Nusakambangan, Cilacap.

Yasona menjelaskan pemindahan Setnov ke Lapas Gunung Sindur yang memiliki tingkat keamanan yang tinggi sudah bagian dari punishment yang diberikan Kemenkumham kepada para narapidana yang tidak patuh pada peraturan.

"Kalau rakyat bilang udahlah pindahlah sekaligus ke Nusakambangan, disitu yang minimum security. Bisa saja kejadian begitu tapi kan perlu uang lagi ya kan. Jadi saya kira asal kita menegakkan aturannya dengan baik SOP nya dengan baik, semua taat kepada itu. Kalau melakukan sesuatu ya kasih hukuman reward and punishmentnya harus jelas," katanya.