Lifestyle

Masih Sempat, Kok! Baju Baru Lebaran Wajib Dicuci Dulu

Yuk baju Lebaran dicuci dulu sebelum dipakai besok


Masih Sempat, Kok! Baju Baru Lebaran Wajib Dicuci Dulu
Ilustrasi baju lebaran

AKURAT.CO, Lebaran sebentar lagi tiba. Kebanyakan orang enggan mencuci baju baru untuk lebaran dan langsung memakainya. Padahal, baju yang dibeli tersebut tidak terjamin bebas dari berbagai sumber penyakit.

Bahkan, baju yang baru saja dikeluarkan dari plastik sekalipun tidak menjamin kamu. Apalagi, dunia masih dirundung pandemi Covid-19. Baju yang dipajang di pusat-pusat perbelanjaan tidak menjamin terbebas dari Covid-19.

Dilansir dari The Spruce, ada tiga alasan utama mengapa baju baru harus dicuci terlebih dahulu sebelum digunakan.

Perpindahan warna

Salah satu alasan untuk mencuci pakaian baru adalah untuk menghilangkan warna pakaian yang dapat berpindah ke kulit kamu. Sebab, sebagian besar kain terbuat dari serat sintetis seperti polyester dan akrilik, yang diwarnai dengan pewarna azo-anili.

Pewarna azo-anili bisa menyebabkan reaksi kulit yang parah bagi seseorang, terutama anak-anak yang alergi terhadap pewarna itu, bahkan reaksi yang ditimbulkan bisa berupa ruam dan kulit kering disertai gatal yang meradang.

Bakteri, jamur dan serangga

Alasan kedua adalah pakaian baru dapat berisiko memindahkan sejumlah bakteri, jamur atau serangga ke badan kamu. Hal ini biasanya ketika kamu mencoba memakai baju-baju di pusat perbelanjaan yang sudah terpajang.

Mencoba baju itu mungkin bisa memindahkan kutu, kudis, bakteri, dan jamur bahkan virus dari satu orang ke badanmu, ketika kamu mencoba pakaian itu. Ditambah lagi ruang ganti bisa menjadi tempat paling berisiko berkembang biaknya segala macam virus dan bakteri.

Untuk itu, sebisa mungkin hindari penggunaan baju yang telah digunakan oleh satu orang ke orang lainnya, terutama saat di pusat perbelanjaan.

Iritan kimia

Pakaian baru harus dicuci untuk menghilangkan bahan kimia seperti Urea-formaldehyde. Urea-formaldehyde digunakan oleh produsen pakaian untuk meningkatkan warna atau tekstur. Sebenarnya, tidak semua orang akan terganggu dengan bahan kimia tersebut. Tapi jika kamu memiliki kulit sensitif, mungkin kamu akan mengalami ruam kulit. Ruam-ruam kemerahan di kulit bisa langsung muncul di area yang tersentuh dengan bahan itu seperti area ketiak, kerah, lengan, pinggang dan paha.

Bahan kimia Urea-formaldehyde kerap digunakan untuk mencegah jamur terbentuk pada pakaian yang harus dikirim jarak jauh, terutama pakaian impor. Pakaian yang menggunakan bahan kimia itu berbau sangat tajam dan akan tetap tercium menyengat sampai pakaian benar-benar dicuci.

Sekali pencucian, mungkin tidak akan menghilangkan semua formaldehyde tapi setidaknya itu bisa menguranginya. Yuk dicuci dulu sebelum dipakai besok.[]

Bonifasius Sedu Beribe

https://akurat.co