News

Ini Alasan Kejagung Periksa Istri Tersangka Korupsi Asabri Sonny Widjaja

Ini Alasan Kejagung Periksa Istri Tersangka Korupsi Asabri Sonny Widjaja


Ini Alasan Kejagung Periksa Istri Tersangka Korupsi Asabri Sonny Widjaja
Gedung Bundar Jampidsus (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) telah memeriksa Sri Hartini (SH) yang merupakan istri tersangka mantan Direktur Utama PT Asabri Letjen (Purn) Sonny Widjaja (SW). 

SH diperiksa sebagai saksi terkait kasus korupsi yang melibatkan suaminya terkait pengelolaan dana investasi di PT Asabri.  

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah mengatakan bahwa alasan tim penyidik memeriksa Sri Hartini sebagai saksi, karena diduga ada aliran dana dari hasil korupsi PT Asabri ke istri tersangka SW. 

Kemudian juga, ada aset milik tersangka SW yang akan disita tim penyidik. Namun aset tersebut, kini masih dalam penguasaan istrinya.     

"Diperiksa karena ada aliran dana dan aset. Terutama aset ini apakah terkait uang korupsi PT Asabri," kata Febrie kepada Akurat.co saat dikonfirmasi, Sabtu (17/4/2021).     

Saat ini, kata dia, tim penyidik akan memastikan terlebih dahulu, apakah aset yang dimiliki istri tersangka SW itu berasal dari uang hasil korupsi PT Asabri.   

"Ada aset yang ingin kita pastikan apakah aset itu terkait dengan uang PT Asabri, masih kita pastikan itu," ujarnya.      

Selain Sri Hartini, saksi lain yang diperiksa terkait kasus korupsi PT Asabri yaitu Direktur PT Indodax Nasional Indonesia Oscar A Darmawan, karyawan PT Henan Putihrai Aset Manajemen berinisial ACR dan Moudy Mangkey.       

Moudy Mangkey sendiri sudah empat kali diperiksa penyidik Kejagung terkait kasus korupsi PT Asabri, dalam sidang kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi nama Moudy Mangkey sempat muncul sebagai asisten pribadi terdakwa Piter Rasiman sekaligus asisten pribadi terdakwa Joko Hartono Tirto.   

"Para saksi diperiksa tim penyidik untuk mencari fakta hukum dan mengumpulkan alat bukti," kata Febrie. []

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu