Entertainment

Ini Alasan Film Warkop DKI Reborn Ambil Lokasi Syuting di Maroko


Ini Alasan Film Warkop DKI Reborn Ambil Lokasi Syuting di Maroko
Para pemain film Warkop DKI Reborn ketika ditemui di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/8) (AKURAT.CO/Agussalim)

AKURAT.CO, Selama kurang lebih 35 hari, pemain dan kru film Warkop DKI Reborn menjalani proses syuting di Maroko. Ada sejumlah kendala yang dihadapi, terutama soal panasnya terik matahari dan juga makanan.

Sang  sutradara, Rako Prijanto mengatakan sengaja mengambil lokasi syuting di negara tersebut karena ingin bersaing dengan film-film luar negeri lainnya.

"Kita pengen bersaing dengan film-film luar negeri. Kalau di luar ada Avengers, Star Wars, kita (Indonesia) punya Warkop," ujar Rako dii Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/8).

Apalagi lokasi yang mereka pilih untuk syuting versi terbaru Warkop DKI ini pernah dipakai sebagai lokasi syuting film-film terkenal luar negeri.

"Lokasinya cukup sexy, kaya Game of Throne, Jhon Wick, Gladiator, The Mummy. Ada Atlas studio, ada film Hollywood besar yang pake lokasi itu," jelasnya.

Sementara dana yang dikeluarkan untuk film yang melegenda di Indonesia ini tak sedikit. Meskipun tidak membeberkan berapa jumlah biaya yang dikeluarkan, namun sang produser mengatakan sangat malah.

"Saya beri gambaran aja yah, mahal," kata Erika, produser film Warkop DKI Reborn.

Film yang akan tayang pada tanggal 12 September 2019 mendatang ini diperankan oleh Aliando Syarif (Dono), Adipati Dolken (Kasino), dan Randy Danista sebagai Indro. Selain itu, Mandra, Dewa Dayana, Mawar De Jongh, dan Shalsabila, juga ikut terlibat dalam film ini.[]