Ekonomi

Ini 6 Tips Membuat Nama Warung Unik, Agar Menarik Banyak Pelanggan

Nama warung unik adalah salah satu faktor untuk menarik pelanggan. Selain itu, nama juga ibarat cermin dari produk yang Anda tawarkan.


Ini 6 Tips Membuat Nama Warung Unik, Agar Menarik Banyak Pelanggan
Pameran usaha waralaba terbesar International Franchise, Licence & Business Concept Expo & Conference (IFRA) 2018 sedang berlangsung di Aseembly Hall Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (20/7/2018). Acara yang diselenggarakan oleh Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) bersama Kementerian Koperasi dan UKM serta Kementerian Perdagangan (Kemendag) ini akan berlangsung selama tiga hari yakni mulai 20-22 Juli 2018. IFRA 2018 diikuti oleh sebanyak 280 merek waralaba yang berasal dari (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Nama warung unik adalah salah satu faktor untuk menarik pelanggan. Selain itu, nama juga ibarat cermin dari produk yang Anda tawarkan. Maka, tidak heran lagi jika proses penamaan sebaiknya dilakukan dengan hati-hati.

Yuk, simak tips membuat nama warung yang unik berikut ini agar bisa menarik lebih banyak pelanggan!

1. Pilihlah nama yang mudah diingat

Nama warung unik adalah nama warung yang mudah diingat. Nama yang mudah diingat akan menimbulkan rasa kedekatan dengan calon pelanggan. Sebaliknya, nama yang sulit diingat akan membuat calon pelanggan merasa asing.

Seperti apa nama yang mudah diingat itu? Anda bisa menggunakan nama dengan sedikit huruf. Misalnya, “Warung Nasi-KU” akan lebih mudah diingat jika dibandingkan dengan “Warung Nasi Sejahtera dan Sentosa Selamanya”.

Selain nama singkat, kata-kata yang lazim digunakan juga akan lebih mudah diingat. Untuk nama warung nasi kuning, misalnya, bisa menggunakan kata berima seperti “NASKUN (nasi kuning) MAS KUN”. Bisa juga dengan kata-kata yang dekat dengan kuliner, misalnya “kenyang”, “nikmat” atau “sedap”.

2. Singkat dan deskriptif

Hindari memilih nama yang terlalu panjang, terlebih jika tidak memiliki cerita. Nama yang singkat dan deskriptif akan lebih mudah dikenali calon pelanggan. Ada baiknya juga jika Anda menggunakan kata-kata yang memang berhubungan dengan produk jualan.

Katakanlah Anda ingin berjualan produk minuman teh kemasan. Apa saja kata-kata yang identik dengan teh? Nama bisa diambil dari aroma teh yang “harum wangi” atau cara minum teh yang di-“sruput”.

Sumber: Gobiz