News

5 Fakta Mengejutkan Video Santri Menutup Telinga ketika ada Musik, Disorot Warganet hingga Anggota DPR!

Yenny Wahid beri komentar meneduhkan


5 Fakta Mengejutkan Video Santri Menutup Telinga ketika ada Musik, Disorot Warganet hingga Anggota DPR!
Viral santri tutup telinga diduga saat vaksinasi dan mendengar musik (twitter/@Resty442_)

AKURAT.CO, Beberapa hari terakhir, warganet dihebohkan dengan adanya video sejumlah santri yang menutup telinga di sebuah lokasi vaksinasi. Sejumlah santri tersebut menutup telinga karena ketika itu musik dibunyikan di lokasi tersebut. Sontak, video tersebut pun mendapat perhatian dari berbagai pihak. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait video viral santri yang menutup telinga. 

1. Mengantre vaksin

Dalam video yang berdurasi beberapa detik tersebut tampak sejumlah santri yang sedang berada di sebuah ruangan. Melalui narasi dari perekam video, diketahui bahwa sejumlah santri tersebut sedang mengantre untuk mendapatkan giliran vaksin. Sejumlah santri tersebut pun terlihat masih mengenakan pakaian khasnya. Selain itu, para santri tersebut juga terlihat masih remaja. 

2. Menutup telinga

Selain sedang duduk dan menunggu giliran divaksin, santri tersebut melakukan aksi yang menarik perhatian warganet. Sejumlah santri yang mengenakan pakaian atasan putih tersebut terlihat merunduk sambil memegangi telingannya. Ternyata, bedasarkan narasi dari perekam video, sejumlah santri tersebut menutup telinganya agar tidak mendengarkan musik. Pasalnya, ketika itu, ruang ruangan yang digunakan untuk menunggu giliran tersebut sedang memutarkan musik barat. 

3. Dapat kritikan dari Diaz Hendropriyono

Salah satu kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Diaz Hendropriyono, juga turut memberikan tanggapannya dengan mengunggah video santri menutup telinga tersebut. Staf Khusus Presiden RI ini menyampaikan kritikannya bahwa sejumlah santri tersebut telah mendapatkan pendidikan yang salah. Komentarnya ini pun juga disetujui oleh selebriti Tanah Air, Deddy Corbuzier. 

4. Yenny Wahid beri jawaban meneduhkan

Putri KH Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, juga menyatakan tanggapannya. Putri Gus Dur ini menyerukan untuk lebih proporsional dalam memberikan penilaian kepada orang lain dengan tidak mudah memberi cap atau label ke seseorang, contohnya seperti memberi label radikal atau kafir. Ia juga mengapresiasi guru santri tersebut yang mengajak untuk melakukan vaksinasi. Selain itu, Yenny juga menyatakan bahwa menghafal Al-Quran memang membutuhkan suasana yang tenang dan konsentrasi tinggi. 

5. DPR RI hingga sejumlah tokoh beri komentar

Selain itu, sejumlah pihak lain pun juga memberikan dukungan positif kepada santri tersebut. Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto, menyerukan agar tidak memberikan label pada santri tersebut sebagai radikal karena sikap tersebut adalah haknya. Wakil Sekjen Bidang Hukum dan Ham Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga menanggapi dengan meminta kepada warganet untuk tidak memanaskan isu terkait santri yang memilih untuk menutup telinga tersebut. 

Selain itu, salah satu tokoh agama Tanah Air, Gus Nadir, juga memberikan tanggapannya. Gus Nadir menyatakan bahwa sejumlah santri tersebut adalah penghafal Al-Quran. Untuk menjadi penghafal Al-Quran, seseorang harus menjaga dan mengulang-ulangnya secara terus-menerus. Jadi, aksi tersebut bisa jadi bukan menganggap musik adalah haram. []