Ekonomi

5 Fakta Menarik Hirka, Produsen Sepatu dari Kulit Ceker Ayam!

Hirka mengubah kulit ceker ayam yang bernilai ekonomi rendah menjadi komoditi mewah.


5 Fakta Menarik Hirka, Produsen Sepatu dari Kulit Ceker Ayam!
Produk Hirka. (instagram/hirka.official)

AKURAT.CO, Produk fashion Indonesia dalam beberapa tahun terakhir terus merangsek ke pasar internasional. Inovasi yang terus muncul membuat banyak warga dunia mulai melirik Indonesia sebagai produsen fashion dunia. Salah satunya adalah produk lokal yang bernama Hirka. 

Berbeda dengan berbagai produk lainnya, Hirka menggunakan kulit ceker ayam untuk produk sepatu. Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta menarik terkait Hirka. 

1. Terinspirasi dari jurnal

Nurman Farierka awalnya tidak langsung memilih kulit ceker ayam sebagai bahan pembuatan produknya. Namun, inspirasi tersebut datang setelah ia membaca jurnal terkait teknik penyemakan kulit. Bahkan setelahnya, ia pun tidak langsung terjun ke kulit ayam.

Nurman memilih untuk melakukan riset terlebih dahulu sebelum mulai memasarkan produknya. Riset hingga akhirnya menemukan kulit ceker ayam sebagai bahan produksinya tersebut berlangsung hingga 2 tahun. 

2. Dirikan Hirka tahun 2017

Setelah dua tahun, baru kemudian Nurman berani merilis produknya pada tahun 2017 silam. Perilisan dan pemasaran produknya diawali ketika ia menjadi salah satu peserta di sebuah pameran internasional.

Sejak itulah, pengunjung mulai berdatangan. Bahkan, nama Hirka mulai memenuhi pasar fashion Tanah Air. 

3. Kombinasi kulit ceker ayam dan berbagai kulit lainnya

Dalam pengerjaannya, ada dua jenis produk Hirka. Pertama, produk dengan menggunakan kulit ceker ayam secara penuh. Sedangkan kedua adalah produk yang berbahan kombinasi kulit ceker ayam dan sejumlah kulit lainnya seperti kulit sapi hingga kulit domba.

Untuk satu sepatu berbahan kulit ceker ayam, dibutuhkan 40 hingga 80 ceker ayam atau sekitar 20 hingga 40 ayam. Sedangkan untuk bahan kombinasi, membutuhkan 15-18 ceker ayam atau 7-9 ayam. 

4. Bantu lindungi reptil

Hingga kini, Hirkan menjadi produsen sepatu pertama di dunia yang menggunakan kulit ceker sebagai bahan utamanya. Ternyata, ada misi lingkungan yang dibawa oleh pendiri Hirka.

Nurman menklaim bahwa produknya mampu melindungi populasi reptil dunia. Pasalnya, dalam jangka panjang, produsen sepatu bisa menggantikan kulit reptil dengan kulit kaki ayam dalam proses produksi berbagai produk di industri fashion dunia. 

5. Dikirim ke AS hingga Jepang

Hanya selang dua tahun pemasarannya, produk Hirka telah mendapatkan pesanan dari Amerika Serikat (AS) hingga Jepang, tepatnya pada tahun 2019 silam. Tak hanya itu, produk sepatu berbahan dasar kulit kaki ayam ini juga telah memenuhi pasar fashion di sejumlah negara mulai dari Malaysia, Vietnam, Turki, Brasil, Prancis, hingga Singapura. Tak heran jika omzetnya pun terus naik hingga mencapai Rp200 juta per bulannya. 

Dengan uji coba penyamakan yang telah dilakukan oleh Nurman, kulit ceker ayam diklaim memiliki tekstur dan desain yang sama indahnya dengan berbagai kulit lainnya seperti kulit ular, biawak, atau buaya. Selain itu, produknya juga mengubah limbah peternakan sehingga memiliki nilai ekonomis tinggi. []