News

Ini 4 Pesan Penting Tito Karnavian Buat Lima Penjabat Gubernur

Empat amanat itu, kata Tito, merupakan amanat Undang-undang kepada para penjabat kepala daerah.


Ini 4 Pesan Penting Tito Karnavian Buat Lima Penjabat Gubernur
Mendagri Tito Karnavian melantik lima penjabat Gubernur (Screenshot youtube Kemendagri)

AKURAT.CO, Menteri Dalam Negeri Mohammad Tito Karnavian menitipkan empat amanat kepada lima penjabat gubernur yang dilantik hari ini.

Empat amanat itu, kata Tito, merupakan amanat Undang-undang kepada para penjabat kepala daerah. Pertama; penjabat kepala daerah harus mampu menunjukan leadership dalam memimpin daerah. 

"Saya cukup optimis lihat dari pengalaman, track record, kemampuan intelektual bapak-bapak, kita harapkan memiliki komunikasi yang baik ke atas, ke pemerintah pusat, program-program pemerintah pusat tolong didukung, program-program bapak presiden, program strategis nasional tolong didukung," ujar Tito dalam sambutannya, Kamis (12/5/2022). 

baca juga:

Kedua; lima penjabat gubernur itu diminta untuk membangun komunikasi yang baik dengan sesama pimpinan lembaga lain di daerah masing-masing. "Membangun hubungan ke samping, terutama Forkopimda, pimpinan kepolisian, TNI, Kejaksaan, DPRD juga. Bangun hubungan yang baik," katanya. 

Ketiga; penjabat gubernur harus mampu menjalin komunikasi yang baik dengan bawahannya di pemerintahan provinsi masing-masing. Sebab, dukungan bawahan sangat menentukan kelancaran pelaksanaan program pemerintah. 

"Membangun hubungan yang baik ke bawah, kepada staf. Hanya dengan cara itu insya Allah akan program bapak akan berlangsung mulus dan lancar," ujarnya. 

Keempat; penjabat gubernur diminta untuk menjaga stabilitas politik di daerah. Stabilitas politik lokal, kata Tito, merupakan yang paling penting. Sebab, stabilitas politik di daerah akan menentukan pelaksanaan program kerja bisa berjalan dengan baik. 

"Tolong yang paling utama jaga stabilitas politik pemerintahan dan keamanan. Karena stabilitas politik pemerintahan dan keamanan, semua program-program yang dipikirkan, dilaksanakan akan sulit sekali direalisasi. Tapi ketika politik stabil di daerah masing-masing keamanan juga terjaga, bisa eksekusi program-program," ujar Tito. 

Seperti diketahui, lima penjabat gubernur yang dilantik itu yakni Almutabar sebagai penjabat Gubernur Banten. Ridwan Djamaluddin sebagai penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Hamka Hendra Nur sebagai penjabat gubernur Gorontalo, Akmal Malik sebagai penjabat Gubernur Sulawesi Barat dan Paulus Waterpauw sebagai penjabat Gubernur Papua Barat. 

"Masa jabatan paling lama 1 tahun dan undang-undang menyatakan dapat diperpanjang dengan orang yang sama atau orang yang berbeda. Oleh karena itu akan dilakukan mekanisme evaluasi sesuai mekanisme undang-undang," katanya.[]