Ekonomi

Ingin Sukses, Produk Hasil Startup Harus Repeatable dan Expandable

Untuk menjadi pemilik perusahaan startup pertama barang atau jasa yang dihasilkannya harus repeatable dan produk atau jasa tersebut expandable


Ingin Sukses, Produk Hasil Startup Harus Repeatable dan Expandable
Ilustrasi stratup digital, bisnis yang banyak digandrungi Milenial (BabaStudio)

AKURAT.CO, Untuk dapat menjadi pemilik perusahaan startup, menurut technopreneur bisnis Antovany Reza Pahlevi ada dua syarat yang harus terpenuhi di dalamnya, yakni pertama barang atau jasa yang dihasilkannya harus repeatable dapat digunakan berulang oleh para pengguna (user), dan yang kedua adalah produk atau jasa tersebut expandable, artinya bisa diekspansi ke manapun.

" Saat ini saya sedang menghandle enam perusahaan startup yang sedang berjalan, salah satunya adalah “Pantoera” yang digagas anak-anak muda yang bermukim di wilayah Pantai Utara Jawa- Pantura, ide dasar lahirnya perusahaan startup Pantoera. Kami membangun Pantoera sebagai satu wadah bagi anak muda, sehingga mereka juga dapat mempelajari keahlian digital dan sektor-sektor yang termasuk dalam bidang ekonomi kreatif,” papar Reza yang juga menjadi Direktur Investasi Shinta VR dalam perbincangan hangat pada dialog interaktif online, sociopreneur discussion series yang dipandu Nadia Hasna Humaira, seorang penggagas sociopreneur, Senin (19/4/2021).

Ia melanjutkan argumentasi, mengapa dirinya memiliki passion menggandeng anak-anak muda di sekitar wilayah domisilinya, Kabupaten Batang-Pekalongan, Jawa Tengah, dan mengoptimalisasi talent (bakat) mereka sebagai digital natives (yang lahir sebagai generasi digital). 

“ Mereka memiliki peluang bergerak lebih cepat, lebih gesit, dan lebih paham banyak hal yang lebih bagus di era sekarang dibanding era sebelumnya,” jelas Reza yang baru akhir 2020 menjadi talent scout sampai lahirnya Pantoera. 

Pasalnya di balik bisnis startup satu perusahaan, sejatinya selalu dimulai dengan keresahan yang terjadi pada diri sendiri. 

“Anak muda itu harus senantiasa merawat keresahan dirinya sendiri, sehingga dari situ akan ada proses mengalami keresahan berpikir. Dari proses berpikir ini akan muncul berbagai ide, sehingga dari berbagai ide tersebut, pada akhirnya akan muncul yang dinamakan validasi ide. Sampai akhirnya perusahaan start-up tersebut akan mampu mengalahkan kekuatan perusahaan (enterprise), bahkan yang besar mampu bertumbuh menjadi perusahaan kelas unicorn," bebernya.

Reza yang menyukai bidang tulis-menulis dan mengaku awalnya adalah pribadi yang sulit berkomunikasi dengan orang lain secara terbuka, mengaku dirinya senang bercerita dan menjadikan narasi sebagai dasar utama dalam mengembangkan literasi bisnis startup.  

“Salah satu metodologi yang menjadi acuan adalah lean method. Metode ini mengajarkan untuk memulai bisnis awal tidak memerlukan resource yang banyak sebagai modal dasar, melainkan perlu mencari di mana problemnya, lantas perlu mengadakan atau mencari solusi, baik dalam bentuk produk maupun jasa sebagai hasil akhir, atau apapun yang dapat menyelesaikan problemnya," terangnya.

Begitu problem sudah terpecahkan, maka tinggal men-scale-up usaha. Jika pada bulan pertama hanya selesai satu kasus, maka bulan berikutnya ditingkatkan menjadi 10 sampai 100 kasus yang dapat diselesaikan.

Denny Iswanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu