Ekonomi

Ingin Sukses, Intip Cara Crazy Rich Atur Keuangan Pribadi


Ingin Sukses, Intip Cara Crazy Rich Atur Keuangan Pribadi
Ilustrasi Investasi (SHUTTERSTOCK.COM)

AKURAT.CO, Ingin menjadi orang yang sukses seperti crazy rich, Jack Ma, Warren Buffet, dan Carlos Slim. Slim. Kesuksesan mereka tentunya tak terlepas dari  kepandaian dalam mengelola keuangan. Bahkan hingga mereka menjadi orang terkaya di dunia pun, para pengusaha kelas kakap itupun tetap mengatur keuangannya secara disiplin serta konsisten.

Dikutip dari DBS Bank terdapat beberapa strategi pengelolaan keuangan pribadi yang harus dilakukan, yakni:

Gunakan Uang di Bawah Pendapatan

Biasanya, mengatur keuangan yang paling sulit ketika mencoba menahan diri untuk tidak berbelanja sesuai keinginan. Lain halnya, dengan belanja sesuai kebutuhan itu adalah suatu kewajiban yang harus dipenuhi.

Seringkali kegagalan orang dalam mengatur keuangan pribadi dikarenakan lebih mengedepankan keinginan dibanding kebutuhan. Jadi wajar, jika kebanyakan orang banyak mengeluarkan uang di atas pendapatannya yang disebabkan keinginan tak dapat ditahan. Padahal rumusnya, keluarkan dana di bawah pendapatan bulananmu.

Investor sukses dan terkenal hingga menjadi daftar orang terkaya di dunia versi Majalah Forbes pada 2015, Warren Buffett, telah mempraktikan cara pengaturan keuangannya yang dinilai super ketat. Diamengatakan, “Jangan menabung sebesar uang yang tersisa setelah dipakai. Gunakanlah uang yang tersedia sesudah menabung.”

Meski telah menjadi crazy rich ternama, pada tahun 1958, dirinya malah memilih tinggal di rumah sederhana yang dibelinya hingga saat ini. Padahal, dengan nilai kekayaan yang ditaksir Forbes mencapai USD66,4 miliar, Buffett sebenarnya bisa saja membeli rumah mewah namun tidak dia lakukan.

Maka tak heran, kekayaannya selalu bertambah karena kesederhanannya tersebut. Bahkan, dia lebih memilih menabung serta berinvestasi untuk meningkatkan pondasi keuangannya. “Saya kira kesalahan terbesar pada kebanyakan orang adalah tidak belajar menabung dengan baik sejak dini, karena hal itu sebuah kebiasaan,” kata Buffett.

Selalu Merencanakan Masa Depan

Siapa yang tak kenal crazy rich asal Tiongkok, Jack Ma yang berhasil mengatur keuangan untuk merencanakan masa depan.Dirinya memiliki prinsip untuk berpikir jauh ke depan. Alih-alih memakai uangnya untuk keperluan sehari-hari, dia justru memanfaatkan keuangannya untuk keperluan pada masa depan.

Jack Ma tercatat memiliki kekayaan USD38,2 miliar atau hampir Rp570 triliun dari bisnis e-commerce terkenal di Tiongkok yang dikenal sebagai Alibaba. Perusahaan tersebut berkembang menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia. “Kami meraih sukses saat ini bukan karena yang kami lakukan pada hari ini. Kami sudah memimpikannya sejak 15 tahun lalu,” kata Ma.

Upayakan Uang Bertambah

Cara ini, bisa meniru pengusaha sekaligus filantropis Carlos Slim. Dia telah dididik untuk mulai berinvestasi sejak dini oleh orangtuanya. Pada umur 11 tahun, dirinya telah menanamkan uang di sebuah obligasi pemerintah negaranya di Meksiko. Setahun kemudian, Slim membeli saham pertamanya.Bahkan, pada umur 15 tahun, dia sudah menjadi shareholder di sebuah bank di Meksiko.

Dia berprinsip, tidak ada yang terlalu cepat dalam memulai sesuatu. Jika bisa, mengapa tidak dilakukan sekarang, begitu pemikirannya. Oleh sebab itu, dirinya mulai mencoba berinvestasi pada usia tergolong masih remaja.

Ada pilihan investasi bagi pemula yang ingin mencoba, salah satunya reksa dana dengan tingkat risiko lebih rendah dibanding saham. Untuk itu, DBS menganjurkan untuk berinvestasi pada reksa dana pendapatan tetap, memberikan hasil pengembalian melalui investasi dengan komposisi obligasi berkisar 80 persen dari total portofolio.

Selain itu, berperan penting dalam menyeimbangkan portofoliomu dengan diversifikasi dalam kelas aset pendapatan tetap.[]