Ekonomi

Ingin Bubarkan PLN Batu Bara, Erick Cs: Bakal Efisiensi!

Nanti pemilik batu bara langsung ke PLN, enggak lagi pakai di tengah-tengah ada PLN Batu bara, ini efisiensi yang kami lakukan


Ingin Bubarkan PLN Batu Bara, Erick Cs: Bakal Efisiensi!
Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik Arya Sinulingga ketika ditemui di Kantornya, Jakartq, Senin (9/3/2020). Arya mengatakan alasan pembubaran anak usaha PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT PLN Batu bara yaitu untuk memperbaiki tata kelola pengadaan batu bara PLN agar lebih efisien.   (AKURAT. CO/Atikah Umiyani)

AKURAT.CO, Staff Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga menekankan kembali bahwa alasan pembubaran anak usaha PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)  yaitu PT PLN Batu bara untuk memperbaiki tata kelola pengadaan batu bara PLN agar lebih efisien.  

"Kenapa harus dibubarkan? Salah satunya supaya efisiensi. Karena selama ini, batu bara yang dibeli PLN itu tetap dari PLN Batubara. Artinya PLN batu bara beli dari pemilik batu bara, lalu masuk ke PLN Batu bara, lalu jual lagi ke PLN," jelas Arya, Jumat (14/1/2022). 

Ia menuturkan melalui proses itu alhasil membuat PLN membeli batu bara dengan harga yang lebih mahal daripada yang dipatok oleh produsen. Hal ini karena PLN Batu bara tentu mengambil margin lewat harga jual batu bara untuk operasional perusahaan. 

baca juga:

"Ini kan tetap saja mau enggak mau PLN Batu bara ambil margin juga. Jadi kita mau efisiensi yang akan dilakukan dengan cara ini (pembubaran)," imbuhnya. 

Arya mengatakan dengan pembubaran PLN Batu bara, maka PLN dapat memberi batu bara langsung ke produsen yang memiliki tambang. Sehingga, biaya pun menjadi lebih murah dari sebelumnya. 

" Nanti pemilik batu bara langsung ke PLN, enggak lagi pakai di tengah-tengah ada PLN Batubara, ini efisiensi yang kami lakukan," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan juga mengungkapkan rencana pembubaran PLN Batu bara guna memperbaiki tata kelola pengadaan batu bara di PLN.

Menurutnya, selama ini batu bara yang dipasok ke PLN berasal dari PLN Batu bara. Namun, perusahaan itu justru tidak mencari batu bara langsung dari produsen, melainkan membeli dari trader alias makelar. 

Perusahaan trader lazimnya tidak memiliki tambang batu baranya sendiri. Di sisi lain, sebagai perusahaan perantara, trader tidak memiliki kewajiban memenuji ketentuan DMO sebagaimana yang berlaku pada produsen batu bara.