Lifestyle

Ingin Bangun Rumah yang Ramah Lingkungan? Simak Produk-Produk Ini!

Ingin Bangun Rumah yang Ramah Lingkungan? Simak Produk-Produk Ini!
EPD adalah laporan yang dikeluarkan sesuai dengan standar internasional (ISO 14025, EN 15804) yang mengkuantifikasi dampak lingkungan dari suatu produk selama seluruh siklus hidupnya. (FOTO/Humas Mapei Indonesia)

AKURAT.CO, Membangun rumah tapi tidak merusak bumi? Anda dapat menggunakan produk-produk dengan standar EPD (Environmental Product Declaration).

EPD adalah laporan yang dikeluarkan sesuai dengan standar internasional (ISO 14025, EN 15804) yang mengkuantifikasi dampak lingkungan dari suatu produk selama seluruh siklus hidupnya, diukur dengan LCA standar (Life Cycle Assessment).

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (29/9/2022), Mapei, salah satu produsen perekat dan produk pelengkap untuk material bangunan memberikan rincian penjelasannya.

baca juga:

Produk yang ramah lingkungan diukur dari dampaknya terhadap:

1. Perubahan iklim (Climate change)

GWPtotal - Potensi Pemanasan Global mengacu pada emisi/keberadaan gas rumah kaca di atmosfer (terutama CO2, N2O, CH4) yang berkontribusi pada peningkatan suhu planet. GWPtotal memperhitungkan:

  • GWP-fossil
  • GWP-biogenic
  • GWP-LULUC (land use and land use change)

2. Penipisan Ozon (Ozone depletion)

Potensi Penipisan Ozon mengacu pada degradasi lapisan stratosfer ozon yang terlibat dalam menghalangi komponen UV sinar matahari. Penipisan ini disebabkan oleh komponen reaktif yang berasal dari chlorofluorocarbon (CFC) atau chlorofluoromethane (CFM).

3. Pembentukan ozon fotokimia (Photochemical ozone formation)

Potensi Pembentukan Ozon Fotokimia adalah pembentukan ozon di atmosfer rendah. Hal ini cukup umum di kota-kota di mana sejumlah besar polutan (seperti VOC dan NOx) dikeluarkan setiap hari melalui emisi industri dan kendaraan. 

4. Eutrofikasi (Eutrophication)

Potensi Eutrofikasi mengacu pada pengayaan nutrisi, yang menentukan ketidakseimbangan ekosistem dan menyebabkan kematian fauna dan penurunan keanekaragaman hayati flora.

5. Pengasaman (Acidification)

Potensi Pengasaman mengacu pada emisi zat pengasaman tertentu (yaitu NOx, SOx) di udara. Zat-zat ini menurunkan pH curah hujan melalui kerusakan ekosistem yang dapat diprediksi.

6. Penipisan sumber daya abiotik – mineral dan logam (Depletion of abiotic resources – minerals and metals). Potensi penipisan sumber daya abiotik mengacu pada penipisan sumber daya mineral.

7. Penipisan sumber daya abiotik – bahan bakar fosil (Depletion of abiotic resources – fossil fuel)

Potensi penipisan sumber daya abiotik mengacu pada penipisan sumber daya bahan bakar fosil.

8. Penggunaan air (Water use)

Hal ini mengungkapkan potensi kekurangan air, yang terdiri dari tidak terpenuhinya kebutuhan air.

Rekomendasi Produk Mapei yang Ramah Lingkungan

Keraflex Maxi S1

Keraflex Maxi S1 memiliki sertifikasi kelas tertinggi (leader) dari Singapore Green Building Product (SGBP). Produk perekat semen berperforma tinggi untuk pemasangan ubin porselen ukuran besar dan batu alam ini memiliki dampak lingkungan yang sangat rendah di seluruh siklus hidup produk, mulai dari ekstraksi bahan mentah atau budidaya, hingga manufaktur, penggunaan, dan manajemen penggunaan akhir.

Kerapoxy

Perekat keramik ini merupakan produk dengan emisi yang sangat rendah. Kerapoxy telah dianugerahi EMICODE® EC1 - emisi sangat rendah. EMICODE® EC1 merupakan kelas tertinggi telah membuktikan dirinya selama bertahun-tahun sebagai standar untuk produk yang sangat rendah emisi. Bahan yang diberikan label ini memenuhi persyaratan kesehatan dan lingkungan yang sangat ketat. 

Mapelastic

Produk waterproofing unggulan Mapei ini memiliki sertifikasi EMICODE® EC1PLUS. EMICODE® EC1PLUS menetapkan nilai batas yang lebih tinggi dan lebih ketat daripada kategori EC1 sehingga Mapelastic dikategorikan sebagai salah satu produk dengan emisi sangat rendah terbaik. 

Ultratop

Ultratop, mortar untuk lantai seamless dari Mapei memiliki sertifikasi EMICODE® EC1 R - emisi sangat rendah. Meskipun memiliki emisi yang sangat rendah, label R mengidentifikasi jika penggunaan produk tetap harus dalam prosedur keamanan yang tepat. 

Produk material bangunan yang ramah lingkungan dapat Anda identifikasi melalui sertifikat ramah lingkungan yang tertera pada produk tersebut. Untuk penggunaan produk ramah lingkungan lainnya, Anda dapat berkonsultasi dengan Mapei Indonesia. Mapei Indonesia dapat membantu Anda memilih produk sesuai kebutuhan bangunan Anda, dan tentu saja, ramah lingkungan.

Keberlanjutan dan isu-isu lingkungan secara umum adalah tema umum di berbagai sektor manufaktur dan merupakan tujuan utama dari proses pembangunan. Terima kasih kepadameningkatnya tingkat kesadaran opini publik, pemerintah dan semua yang terlibat (pemilik, perancang, dan kontraktor) dalam proses tersebut.

Perubahan ini, melibatkan seluruh siklus hidup sebuah bangunan (LCA), dapat dicapai dengan membuat strategi:

Lebih perhatian ketika memilih metode konstruksi, teknologi dan bahan untuk diadopsi.

Menggunakan bahan yang mengandung bahan daur ulang tingkat tinggi, dan yang diproduksi di pabrik efisien yang memiliki dampak rendah terhadap lingkungan.

Mapei berterima kasih kepada laboratorium Penelitian & Pengembangannya, yang  menggabungkan studi dari sejarah dan teknologi inovatif dengan ramah lingkungan untuk memasok bahan dengan kualitas terbaik dan berkeberlanjutan.

Sebagai informasi, Mapei Indonesia adalah bagian dari Mapei yang didirikan pada tahun 1937 di Milan, Italia. Saat ini, Mapei merupakan salah satu produsen perekat dan produk pelengkap untuk material bangunan.

Mapei memposisikan diri dalam produk kimia yang digunakan dalam industri bangunan, seperti produk anti air, mortar khusus, bahan tambahan untuk beton, produk untuk konstruksi bawah tanah, restorasi beton dan bangunan bersejarah. []