News

Ingin Anak-anak Cintai Diri Sendiri, Wanita Pantai Gading Produksi Boneka Berkulit Hitam

Sara Coulibaly memutuskan untuk memproduksi boneka berkulit hitam untuk anak-anak di tempatnya tinggal.


Ingin Anak-anak Cintai Diri Sendiri, Wanita Pantai Gading Produksi Boneka Berkulit Hitam
Sara Coulibaly bersama boneka-boneka yang ia produksi (Yahoo)

AKURAT.CO, Sara Coulibaly memutuskan untuk memproduksi boneka berkulit hitam untuk anak-anak di tempatnya tinggal. Hal ini dikarenakan ia frustrasi melihat rak-rak toko di Pantai Gading dipenuhi dengan boneka-boneka yang hampir seluruhnya berkulit terang.

Dilansir dari Reuters, lima tahun kemudian, perusahaan Coulibaly, Naima Dolls, akhirnya mempekerjakan sekitar 20 karyawan wanita muda.

“Harapan kami hari ini adalah memberi anak-anak sarana untuk membuat keputusan yang baik,” ujar Coulibaly di kantornya di Abidjan.

“Saya ingin mereka sadar akan fakta bahwa mereka cantik, budaya mereka indah, dan budaya mereka kaya,” ujar perempuan yang menolak penggunaan krim pencerah kulit yang meluas di seluruh Afrika.

Nama-nama boneka Coulibaly semuanya berasal dari berbagai daerah di Pantai Gading. Yang paling populer adalah Adjoba atau "Lahir pada hari Selasa" dalam bahasa Akan.

Coulibaly mengatakan bahwa dia mendapatkan inspirasi untuk desainnya dari orang yang dia temui.

Boneka tersebut diproduksi di China dan Spanyol, meskipun dia berharap dapat membuka pabrik di Pantai Gading dalam beberapa tahun ke depan untuk memenuhi permintaan yang meningkat. Saat ini, ia memproduksi 150.000 boneka per tahun.[]