Ekonomi

Inggris Khawatir Bertambahnya Jumlah Pekerja Seks Komersial Ilegal


Inggris Khawatir Bertambahnya Jumlah Pekerja Seks Komersial Ilegal
Ilustrasi PSK. (REUTERS)

AKURAT.CO, Inggris pada akhir tahun 2017 ini mengalami masalah mengenai kenaikan pekerja seks komersial (PSK) ilegal yang memanfaatkan agen hotel dan penginapan online.

Para pekerja seks ini menggunakan aplikasi Airbnb untuk menyewa hotel, atau tempat sementara sebagai modus mereka untuk bekerja. Para PSK ini biasa berpindah-pindah tempat, menggunakan aplikasi agen penginapan untuk mengelabui polisi.

Menurut pengakuan Amy (nama samaran) seorang pekerja hotel, mengatakan ada aktifitas yang tidak lumrah pada penginapan yang dipesan secara online.

“Kadang-kadang saya melihat ada sekolompok pria datang ke hotel dan mereka mengantri di kamar yang ditempati oleh wanita itu, saya memiliki firasat buruk akan hal tersebut,” katanya seperti dilansir dari Reuters.

Menurut The Guardians, ada sekitar 72,800 PSK yang menggunakan praktik ini. Sesuai dengan peraturan inggris 1956 mengenai kekerasan seksual, bahwa menjalankan bisnis seks adalah ilegal.

Praktek baru prostitusi ini membuat polisi nasional Inggris pusing kepala, karena mereka berpindah-pindah dari satu penginapan ke penginapan lain. Sehingga mempersulit dalam melacak jenis praktek bisnis seperti ini.

Selain itu ada kekhawatiran dari polisi bahwa praktek seperti ini memiliki risiko terjadinya pembunuhan, penganiayaan dan perampokan terhadap wanita.

Fakta ini diperkuat oleh salah satu PSK Maya (nama samaran), ia datang dari Brasil. Maya mengatakan, mereka kadang dianiaya dan diminta uang oleh beberapa pria dengan menggunakan pisau.

Para PSK ini juga takut melaporkan kepada polisi, karena mereka takut ditangkap oleh polisi. Karena biasanya PSK ini ilegal dan rata-rata berasal dari Eropa Timur dan negara lain. Hal ini juga yang menyebabkan polisi susah melacak praktek bisnis ini. []