Olahraga

Ingatkan Pelanggaran HAM Qatar, Denmark Kenakan Kostum Hitam di Piala Dunia

Ingatkan Pelanggaran HAM Qatar, Denmark Kenakan Kostum Hitam di Piala Dunia
Dua dari tiga kostum yang akan dikenakan Tim Nasional Denmark di Piala Dunia Qatar 2022. (TWITTER/Andy Vermaut)

AKURAT.CO, Tim Nasional Denmark akan datang ke Piala Dunia Qatar 2022 dengan tetap mengingatkan publik soal pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan negara tersebut. Terutama pelanggaran yang terjadi dalam proses pengerjaan proyek Piala Dunia 2022.

Denmark melakukan aksi tersebut secara simbolik melalui kostum yang akan mereka kenakan di pesta sepakbola terbesar di dunia tersebut. Salah satunya dengan kostum ketiga berwarna hitam sebagai simbol berduka atas ribuan pekerja migran yang diduga tewas dalam pembangunan infrastruktur stadion.

“Kami ingin menyampaikan pernyataan tentang catatan hak asasi manusia Qatar dan perlakuan mereka terhadap para pekerja migran yang telah membangun stadion-stadion di negara tersebut,” kata produsen penyedia perlengkapan olahraga Timnas Denmark, Hummel, sebagaimana dipetik dari BBC.

baca juga:

“Kami mendukung Tim Nasional Denmark tetapi itu bukan berarti mendukung Qatar sebagai negara tuan rumah.”

Selain warna hitam, Denmark juga mengurangi kecerahan kostum pertama dan kedua mereka, yakni merah dan putih. Mereka juga menyamarkan lambang Federasi Sepakbola Denmark untuk memberi ruang lebih bagi pesan protes terhadap Qatar.

Qatar mempekerjakan sekitar 30 ribu pekerja migran untuk proyek pembangunan infrastruktur Piala Dunia 2022. Selain stadion, pembangunan juga dilakukan untuk membuat jalan-jalan baru, bandar udara baru, serta 100 hotel baru.

Informasi soal umlah korban meninggal dalam pengerjaan tersebut memiliki perbedaan signifikan antara Pemerintah Qatar dan media. Pada 2021, The Guardian menyebut sekitar 6.500 pekerja migran dari India, Pakistan, Nepal, Bangladesh, dan Sri Lanka meninggal di sana sementara Qatar hanya menyebut korban berjumlah 37 saja.

Otoritas Qatar juga membantah anggapan soal pelanggaran hak asasi dengan menyebut tuduhan tersebut berdasarkan informasi yang salah. Bukan hanya itu, negara kaya di gurun Arab tersebut menganggap bahwa pemerintah mereka tidak perlu meminta maaf atas dugaan kematian para pekerja.

Piala Dunia Qatar akan diselenggarakan di delapan stadion yang tersebar di lima kota pada 20 November–18 Desember mendatang. Denmark sendiri tergabung di grup D bersama Tunisia, Prancis, dan Australia dengan laga pertama melawan Tunisia pada 22 November.[]