Olahraga

Ingat Masa Muda, Hamilton Maklumi Sikap Verstappen

Jauh dari kesimpulan, persaingan antara dua pembalap papan atas, Max Verstappen dari Red Bull dan Lewis Hamilton dari Mercedes, justru semakin memanas.


Ingat Masa Muda, Hamilton Maklumi Sikap Verstappen
Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, bersama rivalnya dari Red Bull, Max Verstappen. (TWITTER/Mercedes-AMG Petronas F1 Team)

AKURAT.CO, Dua seri lagi menjelang balapan Formula One (F1) 2021 berakhir. Jauh dari kesimpulan, persaingan antara dua pembalap papan atas, Max Verstappen dari Red Bull dan Lewis Hamilton dari Mercedes, justru semakin memanas.

Setelah menjuarai dua seri terakhir di Brasil (15 November) dan Qatar (21 November), Hamilton memangkas selisih angka dengan Verstappen yang berada di puncak klasemen sementara menjadi delapan angka saja.

Menuju balapan di Arab Saudi pada 6 Desember sebelum seri penutup di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada 12 Desember, Hamilton berbicara tentang ketegangan hubungannya dengan Verstappen dalam persaingan musim ini. Pada saat yang sama, Hamilton mengatakan ia berusaha memahami karakter Verstappen.

Di antaranya adalah ketika Verstappen menuduhnya tidak punya rasa hormat pada tabrakan di Grand Prix Inggris yang ketika itu dimenangi Hamliton. Menurut Hamilton, sikap bermusuhan yang ditunjukkan Verstappen tidak berarti rivalnya tersebut memang benar-benar demikian.

“Saya tidak bisa berbicara atas nama dia (Verstappen). Saya membalap melawan orang-orang yang menunjukkan sesuatu pada satu wajah tetapi sebenarnya itu berbeda. Saya tidak tahu apakah seperti itu juga pada sisi (pembalap) lain,” kata Hamilton sebagaimana dipetik dari BBC.

“Bagi saya, begini, saya (berusia) 36 tahun. Saya sudah melakukan (balapan) dalam waktu yang lama jadi ini bukan pertama kali saya berhadapan dengan pembalap yang baik dan buruk dalam cara-cara tertentu dan saya rasa saya ada di posisi yang lebih baik untuk mengatasi itu, menghadapi itu. Terutama dalam hal menjadi sorotan dan tekanan olahraga ini.”

Hamilton juga memahami aksi Verstappen yang nyaris menabraknya dalam balapan di Qatar di mana Mercedes menganggap pembalap Red Bull mesti dihukum. Hamilton berkaca pada dirinya sendiri ketika membalap seusia Verstappen.

“Saya melihat diri saya di usia 24, 25. Ya Tuhan, kesalahan-kesalahan yang saya lakukan ketika itu. Saya punya kecepatan tetapi saya juga melewati banyak pengalaman di luar mobil dan juga menjadi sorotan–tekanan berada di depan,” kata Verstappen.

“Saya tidak merasa saya melakukan banyak hal yang benar ketika itu makanya saya tidak mau memprotes itu terhadap siapapun.”[]