Ekonomi

Ingat! 5 Tips Bijak Gunakan PayLater saat Belanja Online

5 tips saat berbelanja online menggunakan PayLater agar tetap aman dan terkendali.


Ingat! 5 Tips Bijak Gunakan PayLater saat Belanja Online
Ilustrasi konsep paylater (Dok. Shutterstock)

AKURAT.CO Belanja secara online memang menjadi aktivitas yang dilakukan oleh hampir semua kalangan masyarakat saat ini. Bisa memenuhi kebutuhan hanya dengan scroll-scroll layar HP, dan barang langsung dikirimkan ke tempat tujuan merupakan daya tarik utama mengapa belanja online begitu populer saat ini. 

Selain itu, di hampir semua platform belanja online, seperti, e-commerce, saat ini telah menyediakan layanan mirip kartu kredit yang membolehkan konsumen menunda pembayaran dan mencicilnya di lain waktu bernama PayLater. PayLater sendiri merupakan metode pembayaran berbasis online yang sangat mudah untuk diajukan. 

Cukup melakukan verifikasi data pengguna dengan KTP, menggunakan layanan PayLater bisa dengan mudah kamu gunakan untuk berbelanja sesuai limit yang diberikan. 

Keuntungan lainnya saat menggunakan PayLater untuk belanja online adalah membuat transaksi lebih praktis, menjadi penolong di saat mendesak, barang lebih cepat sampai, meringankan tagihan belanja, hingga banyaknya potensi promo menarik yang bisa didapatkan. 

Meski begitu, PayLater juga memiliki sejumlah risiko yang perlu diperhatikan oleh penggunanya. Kamu harus menjalankan 5 tips ini saat berbelanja online menggunakan PayLater agar tetap aman dan terkendali.

1. Gunakan saat Terdesak Saja

Penggunaan PayLater memang berisiko menyebabkan impulsive buying atau boros saat berbelanja. Untuk membendungnya, kamu perlu menentukan syarat dan situasi yang membolehkan menggunakan metode pembayaran tersebut. Salah satu contohnya adalah hanya gunakan di saat yang mendesak saja.

Misalnya, karena pengeluaran tak terduga, pos keuangan transport dan makan harus sampai terpakai. Padahal, di waktu yang sama, kamu harus memenuhi kebutuhan lain yang tidak bisa ditunda agar bisa menjalani aktivitas seperti biasa. Nah, di situasi seperti inilah PayLater baru boleh digunakan. 

2. Maksimalkan Promo yang Menguntungkan 

Cara bijak gunakan PayLater yang selanjutnya adalah memanfaatkannya saat terdapat promo yang memang mampu menguntungkan aktivitas belanja. Potensi promo yang besar merupakan salah satu alasan mengapa PayLater begitu populer dan banyak digandrungi oleh para pelaku belanja online. 

Tak tanggung-tanggung, promo PayLater berupa cashback dan potongan harga bisa sangat masif menekan pengeluaran belanja. Meski begitu, hindari tergiur dengan promo yang tak tak terlalu menguntungkan atau memangkas tagihan belanja. Seperti, gratis ongkir sebesar 5 ribu atau cashback kurang dari 5 persen. 

Melainkan, manfaatkan promo yang menawarkan potongan harga hingga 50 persen. Dengan begitu, keuntungan menggunakan alat pembayaran saat berbelanja baru bisa benar-benar dirasakan. 

3. Selalu Perhitungkan Bunga dan Tenor Cicilan dengan Matang

Walaupun tak tertulis pada namanya, PayLater termasuk sebagai produk pinjaman berbasis digital. Selayaknya produk pinjaman lainnya, saat digunakan, kamu tentu akan dibebankan dengan suku bunga yang mampu membengkakkan tagihan pemakaiannya. 

Biasanya, tingkat bunga pemakaian PayLater berada di kisaran 2 sampai 7 persen saja. Namun, ada juga beberapa layanan yang membebankan biaya pemakaian sebesar nominal tertentu per bulannya. Sebagai contoh, Rp25 ribu setiap bulan tanpa melihat besarnya kredit yang dihabiskan oleh penggunanya.

Selain itu, pilih pula tenor cicilan tanpa kartu kredit yang paling pas dengan kondisi keuangan. Hindari memilih jangka waktu pelunasan yang paling lama karena tingkat bunga yang dibebankan biasanya akan menjadi lebih berat. Sebaliknya, memilih tenor paling singkat berisiko membuat keuangan kewalahan karena cicilannya menjadi terlalu besar.

4. Hanya Pilih Layanan Terdaftar OJK

Kamu tentu sudah paham jika keberadaan layanan pinjaman online terbaik, termasuk PayLater, yang ilegal cukup banyak bertebaran di dunia maya. Jika sampai terjebak pada layanan tersebut, ancaman beban bunga dan denda keterlambatan selangit yang mampu mengacaukan keuangan seketika akan mengintai. 

Oleh karena itu, agar terhindar dari risiko tersebut, hanya pilih layanan yang terdaftar OJK karena seluruh kebijakan layanannya pasti telah disesuaikan dengan regulasi yang berlaku.

5. Tetap Kontrol Pengeluaran dan Hindari Kalap Berbelanja

Tips yang terakhir, sebelum memutuskan untuk membeli barang secara online menggunakan PayLater, coba pikirkan manfaatnya terlebih dahulu. Apakah benar-benar dibutuhkan, mampu meningkatkan produktivitas, atau hanya keinginan konsumtif saja? 

Selain itu, jika memang masih bisa ditunda, tidak ada salahnya untuk membeli produk incaran tersebut setelah hari gajian tiba atau anggarannya tersedia.

Mengapa hal ini penting untuk dilakukan? Karena kalau PayLater digunakan secara asal dan tanpa pertimbangan, risiko kalap berbelanja akan sangat tinggi terjadi dan membuat tagihannya menggunung. []