News

Influencer ACT: Saya Tidak Mau Dibayar Sepersenpun

Pendakwah Hilmi Firdausi membantah menerima upah dari yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) sebagai influencer.


Influencer ACT: Saya Tidak Mau Dibayar Sepersenpun
Ustaz Hilmi Firdausi (Twitter/Hilmi28)

AKURAT.CO, Pendakwah Hilmi Firdausi membantah menerima upah dari yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) sebagai influencer.

Hilmi mengakui bahwa fotonya digunakan lembaga-lembaga filantropi untuk program sosial. 

"Untuk saya pribadi, saya tidak mau dibayar sepeserpun," kicau Hilmi sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari akun Twitter @Hilmi28, Rabu (6/7/2022).

baca juga:

Hilmi mendorong pihak-pihak yang memfitnahnya menerima uang dari ACT untuk bertaubat. Dia tidak menjelaskan identitas pihak yang dimaksudnya.

"Bertaubatlah kepada Allah atas semua fitnah keji yang kalian tuduhkan," imbuhnya.

Dalam postingannya di Twitter, Hilmi  melampirkan sebuah surat bernomor 156/SRT/ACT/RND-JAK/VII/2022 dari yayasan ACT yang ditandatangani manager Linceu Deviyanti pada hari ini. Berikut bunyi suratnya;

Melalui surat ini, ACT menyatakan dengan sesungguhnya bahwa Ustadz Hilmi Firdausi adalah influencer ACT yang memiliki peran dalam mengajak khalayak publik untuk mempromosikan program-program kemanusiaan dari ACT. Beliau tidak termasuk dalam kepengurusan ACT baik struktural maupun non struktural. Selama menjadi influencer, beliau tidak menerima uang sepersenpun dari ACT sebagai kafalah.

"Semoga surat pernyatan resmi dari ACT ini menjawab fitnah & tuduhan kepada saya," ujarnya.

Kementerian Sosial telah mencabut izin Penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) yang sudah diberikan kepada Yayasan Aksi Cepat Tanggap atau ACT. Selain itu, Kemensos akan memberikan menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan. Hal ini dilakukan karena adanya dugaan pelanggaran aturan yang dilakukan yayasan.