Ekonomi

Inflasi Meroket, Sentimen UMKM di AS Justru Meningkat!

Kepercayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) AS pada bulan Juli ini mulai naik tipis karena harga BBM yang mulai menurun


Inflasi Meroket, Sentimen UMKM di AS Justru Meningkat!
Clearwater Beach yang sempat ramai di tengah pandemi corona (CNN)

AKURAT.CO Kepercayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) AS pada bulan Juli ini mulai naik tipis karena harga BBM yang mulai menurun dan lowongan pekerjaan menjadi sedikit lebih mudah untuk diisi, tetapi kekhawatiran inflasi meningkat, sebuah survei menunjukkan pada hari Selasa.

Federasi Nasional Bisnis Independen (NFIB) mengatakan Indeks Optimisme Bisnis Kecil/Usaha Mikro Kecil Menengah naik empat persepuluh poin bulan lalu menjadi 89,9, kenaikan bulanan pertama sejak Desember.

Akan tetapi, meningkatnya levelnya tersebut tetap jauh di bawah rata-rata 48 tahun di 98. Sekitar 37 persen pemilik melaporkan bahwa inflasi adalah masalah terpenting mereka, level tertinggi sejak kuartal keempat 1979.

baca juga:

Inflasi yang melonjak telah memaksa Federal Rerserve untuk menaikkan suku bunga secara agresif tahun ini dalam upaya untuk memperlambat ekonomi tanpa membuatnya terjerumus ke dalam resesi.

Sementara itu, di luar perlambatan tajam di pasar perumahan, dampak terhadap ekonomi dan tekanan harga sulit terlihat.

Hal tersebut juga didorong oleh pertumbuhan lapangan kerja AS secara tak terduga dipercepat pada bulan Juli, dan ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan indeks harga konsumen naik 8,7 persen bulan lalu dari tahun sebelumnya.

Diperkirakan, angka tersebut akan turun dari kenaikan tahunan 9,1 persen pada bulan Juni, namun masih jauh lebih tinggi dari target 2 persen The Fed. Bank sentral AS secara luas diperkirakan akan terus menaikkan suku bunga lebih lanjut tahun ini, meningkatkan risiko resesi.

Survei NFIB menunjukkan 49 persen pemilik perusahaan memiliki lowongan pekerjaan yang tidak dapat terisi bulan lalu, turun 1 poin persentase dari Juni, dan kualitas tenaga kerja tetap berada di urutan kedua di belakang inflasi sebagai perhatian, dengan 21 persen memeringkatnya sebagai masalah bisnis utama mereka, turun 2 poin dari bulan Juni. Sementara survey indeks ketidakpastian melonjak ke level tertinggi sejak April.

"Ketidakpastian di sektor usaha kecil meningkat lagi karena pemilik terus mengelola inflasi historis, kekurangan tenaga kerja, dan gangguan rantai pasokan," kata William Dunkelberg, kepala ekonom NFIB.[]

Sumber: Reuters