Ekonomi

Inflasi AS Jadi Patokan Naik Turun Harga Bitcoin

Inflasi AS Jadi Patokan Naik Turun Harga Bitcoin
Ilustrasi Bitcoin (Bitcoin.com)

AKURAT.CO, Harga Bitcoin (BTC) jatuh sebesar 4 persen dalam perdagangan pada Selasa (9/8/2022). Penurunan ini terjadi karena adanya perunan kepercayaan investor terhadap arah pasar kripto.

Selain BTC yang mengalami penurunan, cryptocurrency lain juga mengalami penurunan harga di pasar. Seperti Ether (ETH) yang turun sebesar 5%.

baca juga:

Dilansir dari Coindesk pada Rabu (10/8/2022) malam, para investor yang nampaknya mulai khawatir selama dua hari terakhir karena aset tradisional yang mengalami penurunan kini tengah menunggu laporan data inflasi Amerika Serikat yang dirilis pada Rabu melalui Indeks Harga Konsumen.

Aksi jual luas saham dan kripto di pasar tradisional dan digital yang dilakukan oleh para investor menunjukkan bahwa transaksi-transaksi ini adalah sebuah aksi preventif untuk mengurangi risiko menjelang laporan inflasi. Tindakan ini berguna untuk mengurangi risiko kerugian karena jika Indeks Harga Konsumen naik, maka harga aset tradisional dan digital akan turun.

Sebaliknya, jika terjadi penurunan inflasi, maka prospek kenaikan basis poin akan menurun dan pasar kripto akan secara positif merespons dengan naiknya harga mata uang kripto di pasar. Akibat dari ini, BTC akan mengalami penurunan yang sangat signifikan jika gagal untuk menaikkan harga di pasar.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi