Ekonomi

Industri Masih Menggeliat, Pemerintah Diminta Fokus Perhatikan Kebutuhan Sektor Manufaktur

hingga saat ini kondisi industri manufaktur masih dalam level ekspansif


Industri Masih Menggeliat, Pemerintah Diminta Fokus Perhatikan Kebutuhan Sektor Manufaktur
Ilustrasi - Industri Manufaktur (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Ina Primiana mengatakan hingga saat ini kondisi industri manufaktur masih dalam level ekspansif.

Ia mengatakan kinerja manufaktur selama Semester I 2021 menunjukkan kinerja yang mumpuni, dengan Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur menyentuh rekor atau berada di level 55,3 pada Juni 2021.

Jika dilihat pergerakan ekspor secara tahunan terus terjadi kenaikan dari Januari hingga Juni 2021 ini. Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari-Juni 2021 mencapai US$102,87 miliar atau naik 34,78% dibanding periode yang sama tahun 2020.

Demikian juga ekspor nonmigas mencapai US$ 97,06 miliar atau naik 34,06%.

"Dengan hal tersebut, harapannya bisa menjadi pertimbangan pemerintah khususnya yang sedang berproduksi untuk memenuhi ekspor jangan sampai karyawan dilarang bekerja kemudian malah terdampak," ujarnya saat webinar Core Midyear Review 2021, Selasa (27/7/2021).

Untuk itu, pihaknya mengungkapkan pemerintah perlu memberikan keperpihakan pada industri selama pandemi Covid-19. Misalnya peningkatan belanja dalam negeri untuk industri, seperti program laptop merah putih yang merupakan program pemerintah untuk membeli produk laptop lokal.

Selain itu, tetap menjaga industri yang bersifat essensial untuk beroperasi dengan protokol kesehatan yang tepat. Menurutnya aparat keamanan harus menjamin operasional pabrik untuk tetap berproduksi.

Lebih lanjut pihaknya juga mengharapkan pemerintah terus memantau ketersediaan oksigen yang sangat dibutuhkan industri. Menurutnya pemerintah harus tetap menjaga kebutuhan oksigen juga untuk industri, selain kesehatan.

"Saat ini untuk kesehatan lebih besar, jika ini berlanjut maka bisa mengganggu juga rantai pasok industri tersebut," ucapnya.