News

Indriyanto Sejo Adji Resmi Gantikan Artidjo Sebagai Anggota Dewas KPK

Hal ini ditandai dengan proses penandatanganan pakta integritas


Indriyanto Sejo Adji Resmi Gantikan Artidjo Sebagai Anggota Dewas KPK
Indriyanto Seno Adji

AKURAT.CO Indriyanto Seno Adji hari ini (29/4/2021) secara resmi menandatangani Pakta Integritas sebagai Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) Penandatanganan dilakukan sehari setelah dia membacakan sumpah jabatan di Istana Negara.

Indriyanto menggantikan posisi yang ditinggalkan Almarhum Artidjo Alkostar yang wafat pada Februari lalu.

"Bersedia mematuhi, melaksanakan dan sungguh-sungguh memperkuat perundang-undangan dan kode etik pegawai KPK.Bersedia menghindari pertentangan kepentingan dalam melaksanakan tugas," kata Indriyanto saat membacakan pakta integritas di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Kamis (29/4/2021).

Dalam kesempatan itu, Indriyanto menyampaikan komitmennya untuk mematuhi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK. Apabila melanggar aturan dalam pakta integritas Indriyanto bersedia diberikan sanksi.

"Apabila saya melanggar pasal yang telah saya baca pada pakta integritas ini, saya bersedia diberikan sanksi moral, sanksi administrasi dan sanksi pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Indriyanto tegas.

Nama Indriyanto Seno Adji sendiri memang tak asing dengan lembaga antirasuah. Dia sempat ditunjuk untuk menjadi pelaksana tugas (Plt) Pimpinan KPK bersama dengan Taufiqurrahman Ruki serta Johan Budi untuk menggantikan Abraham Samad, Bambang Widjojanto, dan Busyro Muqoddas.

Kala itu, Abraham Samad dan Bambang Widjojanto tengah ditetapkan sebagi tersangka dalam kasus yang melibatkan Polri dengan KPK.

Selepas menjadi Plt Pimpinan KPK, Indriyanto sempat diberikan amanah sebagai salah satu anggota panitia seleksi (pansel) Pimpinan KPK. 

Hasil kerja Indriyanto bersama tim Pansel KPK itulah yang melahirkan Pimpinan KPK yang saat ini tengah menjabat yaitu Firli Bahuri, Lili Pintauli Siregar, Nurul Ghufron, Nawawi Pomolango dan Alexander Marwata.[]