Ekonomi

Indramayu Ditargetkan Jadi Sentra Perikanan Gara-Gara Hal Ini

Keberadaan cold storage ini akan meningkatkan konektivitas antar wilayah yang merupakan bagian efisiensi logistik ikan nasional. 


Indramayu Ditargetkan Jadi Sentra Perikanan Gara-Gara Hal Ini
Pedagang menata ikan hasil tangkapan nelayan di tempat pelelangan ikan (TPI) Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (9/5). Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat angka produksi perikanan nasional mencapai 23,26 juta ton pada 2017, di antaranya 6,04 juta ton merupakan hasil perikanan tangkap dan 17,22 ton dari hasil perikanan budidaya. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc/18.)

AKURAT.CO, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono terus melakukan penguatan infrastruktur seperti pembangunan gudang pendingin (cold storage), di wilayah-wilayah yang berpotensi menjadi sentra perikanan di tanah air.

Salah satunya di Indramayu, Jawa Barat yang kini telah memiliki cold storage dengan total kapasitas sekitar 450 ton. Melalui penguatan infrastruktur perikanan tersebut, Indramayu ditargetkan menjadi sentra perikanan di masa depan.

"Di sini (Indramayu) harus menjadi salah satu sentra perikanan. Sentra perikanan itu syaratnya adalah infrastruktur sentra perikanan harus dibereskan. Karena di sini sudah dekat dengan pasar maka tentu saya kira salah satunya adalah cold storage yang dibangun ini. Sebelumnya 150 ton (sudah dibangun), sekarang 300 ton. Harapan saya tahun depan akan dibangun lagi," Ujar Trenggono.

baca juga:

Pembangunan cold storage di Indramayu ini akan memperkuat manajemen rantai pasok hasil perikanan yang dapat mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat nelayan melalui stabilitas harga, serta menjamin pasokan stok ikan berkualitas kepada masyarakat.

Keberadaan cold storage ini lanjut dia juga akan meningkatkan konektivitas antar wilayah yang merupakan bagian dari upaya penguatan sekaligus efisiensi logistik ikan nasional. 

Selain itu, tersedianya lapangan kerja dan adanya pembinaan sumber daya manusia dalam menggunakan teknologi pendingin yang menjadi kebutuhan mutlak untuk penyimpanan dan distribusi ikan serta penumbuhan ekonomi UKM berbasis koperasi.

“Harapan saya ini dijaga dengan baik dan kalau perlu bisa lebih baik lagi. Kecil enggak papa asalkan putarannya tinggi lebih bagus. Yang penting lagi adalah tidak hanya digunakan untuk menyimpan saja, tetapi harus di-maintenance agar tidak rusak," tegasnya.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi