Olahraga

Indra Sjafri Sebut Program Timnas akan Respons Mundurnya Liga

Program Tim Nasional Indonesia membutuhkan kompetisi untuk mengevaluasi pemain.


Indra Sjafri Sebut Program Timnas akan Respons Mundurnya Liga
Pelatih Tim Nasional Indonesia U-23, Indra Sjafri, saat menjawab pertanyaan awak media usai latihan timnya di Senayan, Jakarta, Senin (21/10). (AKURAT.CO/Agustinus Galih)

AKURAT.CO, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang bersiap untuk merespons penundaan kompetisi hingga tahun depan. Pasalnya, bergulirnya liga akan memengaruhi persiapan program Tim Nasional Indonesia dengan sejumlah agenda besar tahun depan.

“Sedang kita rancang menghadapi situasi tersebut, apa yang terbaik yang akan dijalankan nanti. Sabar saja, nanti juga akan dirilis,” kata Indra dalam pesan Whatsapp kepada Akurat.co di Jakarta, Kamis (29/10).

Bergulirnya kompetisi menjadi hal penting dalam program Timnas karena kejuaraaan adalah sarana untuk melihat perkembangan pemain. Indra Sjafri menyebut saat ini Divisi Teknik PSSI sedang merancang program Timnas segala usia.

Road map buat Timnas sedang disiapkan dari Timnas Senior sampai Timnas U-16,” ucap Indra.

Pelatih Timnas, Shin Tae-Yong, telah mengatakan bahwa kompetisi tak bisa lagi ditunda karena ia membutuhkan perhelatan tersebut untuk mengevaluasi pemainnya. Pemusatan latihan saja, kata Tae-Yong, tidak cukup untuk melihat perkembangan pemain.

“Jadi tidak bisa menunda-nunda kompetisi. Karena ini menjadi bagian penting dalam perjalanan Timnas. Lebih cepat kompetisi digelar akan semakin bagus,” kata pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Tugas terbesar Tae-Yong adalah menyiapkan Timnas U-19 yang akan menjadi wakil Indonesia saat menjadi tuan rumah pada Piala Dunia U-20 yang akan digelar di enam kota pada Mei-Juni tahun depan. Sejauh ini, Tae-Yong baru merampungkan pemusatan latihan di Kroasia yang dimulai sejak Agustus lalu.

Sebelum menuju Piala Dunia, Garuda Muda–julukan Timnas U-19–mesti menempuh Piala Asia U-19 yang akan dilakukan di Uzbekistan, awal tahun depan.

 Meski sudah mendapatkan tempat di Piala Dunia, Timnas U-19 ingin membuktikan di Piala Asia bahwa mereka memang layak untuk bermain di pesta olahraga sepakbola junior terbesar di dunia tersebut.

Garuda Muda juga sudah menjalani sebelas uji coba di Kroasia. Menghadapi sejumlah tim nasional negara Balkan dan klub Kroasia, Timnas U-19 menang lima kali, kalah tiga kali, serta imbang tiga kali.[]