Olahraga

Indra Sjafri Bela Keputusan Jordi Amat Gabung Klub Malaysia

Jordi Amat telah resmi jadi pemain Johor Darul noTakzim.


Indra Sjafri Bela Keputusan Jordi Amat Gabung Klub Malaysia
Jordi Amat dan anggota EXCO PSSI Hasani Abdulgani (Instagram/jordiamat5)

AKURAT.CO, Direktur Teknik Tim Nasional Indonesia, Indra Sjafri buka suara mengenai kisruh Jordi Amat yang memilih melanjutkan karier di Liga Malaysia. Menurutnya, kualitas calon pemain naturalisasi tersebut tidak akan berkurang meski tidak berkarier di Eropa.

Jordi Amat memang menghebohkan publik sepak bola nasional dalam beberapa hari terakhir. Pemain berdarah Indonesia-Spanyol itu telah diumumkan sebagai pemain anyar klub Malaysia, Johor Darul Takzim.

Bergabungnya Jordi ke klub tersukses di Negeri Jiran itu menuai pro dan kontra. Tak sedikit yang menentang keputusan sang pemain karena sebelumnya banyak yang berharap Jordi tetap di Eropa, setelah kontraknya dengan KAS Eupen (Belgia) berakhir.

baca juga:

Menanggapi hal ini, Indra Sjafri selaku Direktur Teknik Timnas Indonesia mengatakan bahwa PSSI akan memberikan penjelasan resmi.

"Yang jelas, saya sudah diskusi dengan Shin Tae-yong (STY, pelatih Timnas Indonesia) karena sesuai dengan komitmen awal PSSI, ini naturalisasi permintaan STY karena apa karena dengan kualitas yang ada kita tidak mampu berprestasi tapi di kontrak kita dituntut untuk berprestasi," kata Indra saat ditemui awak media di kawasan Sentul, Jawa Barat pada Kamis (30/6).

"Oleh sebab itu apapun keinginan STY, minta naturalisasi kita dukung dengan syarat orang yang naturalisasi harus benar-benar yakin bisa membangkitkan kualitas timnas."

Lebih jauh, Indra mengatakan, hengkangnya Jordi Amat ke klub Malaysia tidak membuat kualitas dang bek tengah mengalami penurunan. Dia pun menyebut tidak ada hubungannya terkait hal itu.

"Sepak bola tidak bisa jadi alasan untuk perpindahan warga negara. Sepak bola bebas menentukan sikapnya sendiri. Di perpindahan Jordi itu murni perpindahan warga negara. Bagaimana ia mengubah kepribadian dia saya pikir tergantung," terang Indra.

"Tapi memang kemarin saat mau memulai naturalisasi itu kualitas pertimbangannya kedua mereka bermain di level kompetisi lebih baik. Tapi walaupun Jordi bermain di Malaysia, bukan berarti menurunkan kualitasnya."